Sekolah Bongkar Ruang Kelas SD Uhaimate Usai Viral

  • 14 Jan 2026 18:41 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Satu-satunya ruang kelas berbahan papan dan berlantai tanah di SD Uhaimate, Desa Uhaimate, Kecamatan Kalukku, kini telah rata dengan tanah.

Pembongkaran ini dilakukan secara mendadak pada Selasa sore 13 Januari 2206, sesaat setelah rekaman video yang memperlihatkan siswa kelas satu belajar di bisa dikatakan gubuk tersebut viral publik.

Langkah reaktif pihak sekolah dan pemerintah daerah ini memicu kecurigaan besar. Pasalnya, bangunan lapuk tersebut telah dibiarkan tegak berdiri dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar selama puluhan tahun tanpa tersentuh perbaikan permanen.

Ibu Murni, salah seorang wali murid, memberikan kesaksian. Ia menyebut gedung itu seolah sengaja "dihilangkan" agar tidak lagi menjadi sorotan media.

"Kemarin sore dibongkar. Tidak tahu kenapa tiba-tiba, mungkin mau disembunyikan karena ketahuan itu (berdinding) papan," ungkap Murni dengan nada curiga.

Padahal, selama puluhan tahun, para orang tua murid harus menelan rasa cemas saat melepas anak-anak mereka belajar di sana. Dari enam kelas yang ada, tiga kelas memang sudah permanen, namun pemerintah seolah menganaktirikan siswa kelas satu dengan membiarkan mereka bertaruh nyawa di ruangan yang lebih mirip kandang ternak tersebut.

Ditemui di kantornya pada Rabu (14/1/2026), Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Khatmah Ahmad, justru memberikan pembelaan yang terkesan normatif dan retoris. Meski menepis tudingan "tutup mata".

Ia mengaku alasan regulasi anggaran yang tidak memperbolehkan pembangunan fisik dilakukan setiap tahun di sekolah yang sama.

"Memang kondisi Uhaimate kalau kita lihat dari beberapa sekolah memang ada begitu. Tapi bantuan bangunan itu tidak boleh setiap tahun dianggarkan," ujar Khatmah.

Rekomendasi Berita