SOA Malinau Gandeng Maskapai Susi Air
- 20 Feb 2026 16:05 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Maskapai Susi Air menggantikan Smart Air dalam melayani Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) udara Kabupaten Malinau tahun ini.
Penerbangan perdana dengan rute menuju Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, dari Bandara RA Bessing, telah dilakukan, Jumat (20/2/2026). Sebanyak 11 penumpang diberangkatkan pada penerbangan tersebut.
Susi Air saat ini melayani tujuh rute penerbangan SOA, antara lain Data Dian, Long Sule, Long Punjungan, Long Alango, dan Long Pala.
Penerbangan dijadwalkan rutin setiap pekan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi cuaca di wilayah pedalaman.
Direktur Susi Air, Nadine Kaiser, menyatakan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan penerbangan perintis di Malinau maupun wilayah lainnya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Sebagai maskapai yang melayani rute 3TP, kami memandang Malinau dan Kalimantan Utara bukan sekadar wilayah operasional, tetapi bagian penting dari misi kami membuka akses dan menghadirkan keadilan konektivitas udara di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan mutu dan kualitas armada dijaga melalui perawatan reguler berdasarkan flight hours dan flight cycles. Selain itu, mekanik ditempatkan di seluruh basis operasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pesawat.
Pengawasan suku cadang dan logistik juga dilakukan secara ketat, disertai audit internal dan eksternal secara berkala. Langkah tersebut menjadi bagian dari standar operasional untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, mengatakan SOA merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses wilayah pedalaman dan perbatasan yang didominasi kawasan hutan.
“Lebih dari 90 persen wilayah Malinau berada dalam kawasan hutan, sehingga akses darat sangat terbatas. Transportasi udara menjadi satu-satunya pilihan untuk menjangkau masyarakat di perbatasan,” katanya.
Program ini bertujuan menekan biaya hidup masyarakat perbatasan, terutama harga kebutuhan pokok yang selama ini relatif tinggi akibat keterbatasan akses.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Malinau, Erly Sumiati, mengungkapkan jadwal penerbangan tetap sama seperti tahun sebelumnya dengan beberapa rute dilayani dua hingga empat kali dalam sepekan. Kecuali Long Pala yang dijadwalkan sekali dalam sepekan.
“Untuk penumpang, pemerintah daerah mensubsidi 75 persen sehingga masyarakat hanya membayar 25 persen dari tarif. Sementara ongkos angkut barang ditanggung 100 persen,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Malinau berharap kehadiran Susi Air sebagai operator baru dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman dan perbatasan. (Ading/sti)