Baru Diperbaiki, Besi Penutup Drainase di Probolinggo Raib
- 13 Mar 2026 19:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID,Probolinggo – Sejumlah besi penutup drainase di dua ruas jalan utama di Kota Probolinggo dilaporkan hilang diduga dicuri. Besi penutup tersebut berada di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Panglima Sudirman yang sebelumnya baru selesai dilakukan preservasi atau perawatan dan perbaikan.
Total terdapat delapan besi penutup drainase yang hilang. Rinciannya, tiga penutup drainase hilang di Jalan Soekarno Hatta tepatnya di depan Kantor Perhutani. Sementara lima lainnya hilang di beberapa titik di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.
Hilangnya fasilitas tersebut diketahui setelah kedua ruas jalan itu rampung dilakukan preservasi dan diresmikan pada Januari 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR PKP) Kota Probolinggo, Setyo Rini Sayekti, mengatakan pihaknya menerima laporan kehilangan delapan penutup drainase di dua lokasi tersebut.
Menurutnya, selain menimbulkan kerugian, hilangnya penutup drainase juga membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Pasalnya, lubang drainase yang terbuka berpotensi menyebabkan roda kendaraan masuk dan memicu kecelakaan.
“Dari laporan yang saya terima, sampai saat ini total ada delapan tutup drainase di dua ruas jalan yang hilang. Padahal kami sudah sering mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun,” kata Setyo Rini, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut. Selain itu, DPUPR PKP juga meminta bantuan pemilik rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan.
Sebagai langkah penanganan, DPUPR PKP juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan terkait penggantian besi penutup drainase yang hilang.
“Karena masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun, delapan besi penutup drainase yang hilang akan segera diganti. Saat ini masih dalam proses pemesanan,” imbuhnya.
Sementara itu, warga sekitar, Hudi, menyayangkan aksi pencurian tersebut karena dapat membahayakan pengguna jalan.
Menurutnya, keberadaan besi penutup drainase sangat penting untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke saluran air, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Besi penutup drainase ini kan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke got, kok malah dicuri. Harapan saya segera diganti agar tidak ada korban,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus pencurian besi penutup drainase juga sempat terjadi di Jalan Suroyo. Bahkan akibat kejadian tersebut seorang warga Kelurahan Tisnonegaran mengalami patah tulang kaki sebelah kiri setelah terperosok ke dalam saluran drainase yang terbuka.