Siaga Lebaran, Tugu Tirta Jamin Layanan Air Tetap Aman

  • 13 Mar 2026 14:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Menyambut libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Nyepi 1948 Saka serta Idul Fitri 1447 H, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang memastikan layanan air minum kepada pelanggan tetap berjalan aman dan optimal selama periode Lebaran.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Siaga Lebaran yang digelar Perumda Tugu Tirta bersama insan pers Malang Raya, Jumat (13/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari operasional produksi, distribusi jaringan, hingga layanan pengaduan pelanggan tetap berjalan normal selama masa libur.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan sistem siaga dengan menugaskan petugas piket di berbagai lini layanan.

“Melalui skema siaga Lebaran ini, kami memastikan seluruh lini pelayanan tetap berjalan. Mulai dari unit produksi, distribusi jaringan, hingga tim teknis lapangan telah kami siapkan dengan sistem piket dan standby on call,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan agar potensi gangguan layanan dapat segera ditangani sehingga pasokan air kepada pelanggan tetap terjaga selama masyarakat menjalani aktivitas Lebaran.

Selain kesiapan petugas lapangan, berbagai kanal layanan pelanggan juga dipastikan tetap aktif selama 24 jam. Masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun pengaduan melalui hotline resmi serta kanal media sosial Perumda Tugu Tirta.

“Kami ingin memastikan pelanggan tetap merasa tenang selama merayakan Idul Fitri. Jika ada hal yang perlu dilaporkan, masyarakat dapat menghubungi hotline maupun media sosial resmi Tugu Tirta yang tetap aktif selama periode siaga Lebaran,” jelasnya.

Komitmen menjaga pelayanan ini juga sejalan dengan berbagai capaian yang diraih Perumda Tugu Tirta. Terbaru, perusahaan dinyatakan bebas dari sanksi administratif limbah B3 oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, Perumda Tugu Tirta juga menjadi satu-satunya BUMD di Jawa Timur yang menjadi percontohan dalam penerapan manajemen risiko dan pencegahan korupsi.

Perusahaan daerah tersebut juga baru mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat untuk pengembangan SPAM Sumbersareh, Merjosari, serta pembangunan jaringan perpipaan di wilayah Cemorokandang, yang menjadi bantuan pertama sejak terakhir diterima pada 2013.

Rekomendasi Berita