Satgas Pangan Polres Malang Cek Stok Sembako di Pasar Kepanjen
- 13 Mar 2026 12:37 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang -Satgas Pangan Polres Malang memantau ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen menjelang Idulfitri.
Pemantauan dilakukan di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat 14 Maret 2026.
Hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pangan masih aman dan harga relatif stabil meski beberapa komoditas mengalami kenaikan.
Wakil Kepala Satgas Pangan, Iptu Transtoto Argo, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.
“Pagi ini kami melakukan pengecekan bahan pokok penting di Pasar Kepanjen untuk memastikan ketersediaan dan menjamin pasokan bagi masyarakat tetap tercukupi,” ujar Transtoto.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kelangkaan bahan pokok. Para pedagang juga memastikan pasokan komoditas pangan diperkirakan tetap aman hingga mendekati Idulfitri.
“Dari hasil tinjauan tidak ada temuan kekurangan bahan pokok. Stok masih aman dan para pedagang juga menyampaikan ketersediaan hingga menjelang Idulfitri masih terpenuhi,” katanya.
Meski demikian, Satgas Pangan mencatat adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai merah dan daging sapi kualitas super. Harga cabai merah naik sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu dari harga normal yang sebelumnya berkisar Rp70 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram, naik dari harga normal sekitar Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut dipicu berkurangnya pasokan di pasar serta meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Adapun harga cabai merah keriting terpantau berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram dengan ketersediaan stok yang masih cukup di pasaran.
Selain bahan pokok, petugas juga memeriksa produk makanan kemasan dan makanan ringan yang banyak diburu masyarakat menjelang Lebaran. Hasil pengecekan menunjukkan produk tersebut masih tersedia dalam jumlah cukup dan layak konsumsi.
“Untuk snack baik dalam kaleng maupun kemasan stoknya cukup banyak. Kami juga mengecek masa kedaluwarsa dan kelayakan konsumsi, dan tidak ditemukan produk yang bermasalah,” ujarnya.
Satgas Pangan juga mengingatkan para pedagang agar memastikan produk yang dijual masih layak konsumsi dan tidak melewati masa kedaluwarsa. Masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli makanan, khususnya kue dan camilan Lebaran.
“Masyarakat diharapkan selalu mengecek batas kedaluwarsa produk sebelum membeli,” pungkas Transtoto.