Imlek Nasional 2026 Resmi Digelar, Simbol Persatuan Indonesia
- 03 Feb 2026 09:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah Indonesia resmi mencatat sejarah baru dengan menggelar Festival Imlek Nasional 2026 untuk pertama kalinya. Perayaan berskala nasional ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat nilai kebhinekaan, sekaligus menegaskan bahwa Imlek merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
Festival Imlek Nasional 2026 akan digelar cukup panjang, mulai 17 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan puncak acara dijadwalkan pada 28 Februari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang dipilih karena nilai sejarahnya serta aksesnya yang mudah dijangkau masyarakat.
Mengangkat tema “Harmoni Imlek Nusantara”, pemerintah ingin menunjukkan bahwa perayaan Imlek di Tanah Air telah mengalami proses akulturasi yang kuat dengan budaya lokal. Hal ini tergambar dari logo resmi festival berupa Kuda Lumping dengan dominasi warna merah dan putih. Simbol tersebut merepresentasikan perpaduan budaya Tionghoa dan Nusantara, sekaligus mencerminkan Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa 2026.
Tak sekadar menghadirkan barongsai dan liong, festival ini juga akan diramaikan berbagai seni tradisional Nusantara, pertunjukan musik lintas budaya, pameran UMKM, hingga sajian kuliner khas dari berbagai daerah. Selain hiburan, pengunjung juga bisa mengikuti kegiatan edukatif yang mengulas sejarah Imlek di Indonesia. Seluruh acara terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis, sehingga diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam rangkaian Festival Imlek Nasional 2026. Kehadiran Presiden menjadi simbol dukungan penuh pemerintah terhadap perayaan ini sebagai momentum mempererat persatuan bangsa. Menariknya, Imlek tahun ini juga berdekatan dengan awal bulan Ramadan, sehingga agenda festival turut diisi dengan doa bersama serta pesan-pesan kebangsaan.
Di sisi lain, pemerintah juga telah menetapkan libur panjang Imlek 2026. Libur dimulai pada Sabtu dan Minggu, 14–15 Februari, dilanjutkan cuti bersama pada Senin, 16 Februari, serta Hari Raya Imlek 2577 Kongzili pada Selasa, 17 Februari 2026 sebagai hari libur nasional. Momen ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur, bersilaturahmi, maupun pulang kampung.
Melalui penyelenggaraan Imlek Nasional 2026, pemerintah berharap perayaan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya memperkuat toleransi dan memperkaya khazanah budaya nasional, tetapi juga mendorong sektor pariwisata serta menggerakkan ekonomi kreatif di berbagai daerah.