Konflik Timur Tengah Masih Memanas, 38 Jemaah Umrah Kota Madiun Bergeser ke Madinah

  • 03 Mar 2026 21:46 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun – Sebanyak 38 jemaah umrah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jabal Rahmah Nadia Insani Kota Madiun kini masih menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.

Meskipun ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah terus meningkat, proses ibadah jemaah asal Kota Madiun tersebut dilaporkan tidak mengalami gangguan berarti.

Ketua KBIHU Jabal Rahmah Nadia Isnani H. Djauhari Pourbojo mengatakan, bahwa rombongan yang berangkat sejak 26 Februari 2026 lalu itu dijadwalkan bergeser dari Mekah ke Madinah pada, Selasa 3 Maret 2026.

“Sampai saat ini, kelihatannya jemaah yang ada di sana tenang-tenang saja. Baik fisik, Alhamdulillah sehat semuanya, kalau psikis sedikit sekali pengaruhnya, karena mereka berada di tanah suci menjalankan ibadah,” ucap dia.

Untuk kepulangan para Jemaah, Pourbojo mengatakan, sesuai jadwal pada 8 Maret nanti. “Semoga sesuai dengan tanggal 8 berangkat dari Madinah menuju Indonesia. Semoga dalam lindungan Allah, dan mendapatkan kelancaran serta keselamatan sampai di tanah air,” ujar dia.

Meski dalam kondisi aman dan tetap menjalankan ibadah dengan khusuk, Pourbojo mengaku, pihak pengurus terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jemaah. “Saat ini kami pantau terus perkembangannya,” ucap dia.

Terkait kemungkinan perubahan jadwal akibat eskalasi konflik, pihak KBIHU menyerahkan sepenuhnya mekanisme teknis kepada kebijakan maskapai dan otoritas pemerintah. “Itu juga kami serahkan pada Negara. Bagaimana nanti, tergantung maskapainya,” ucap dia.

Nantinya, jelas Pourbojo, pihak KBIHU Jabal Rahmah Nadia Isnani akan terus mengupdate perkembangan informasi. “Kami koordinator, nanti kalau di sana, seperti apa! Inshaallah aman,” ujar dia.

Rekomendasi Berita