Atap Rumah Warga Manguharjo Roboh, Petugas Gabungan Turun Tangan
- 02 Mar 2026 11:58 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Madiun melakukan pembersihan puing rumah warga di Jalan Sultan Trenggono, Kota Madiun, Senin 2 Maret 2026. Pembersihan dilakukan setelah sebagian atap rumah tersebut roboh akibat kondisi bahan bangunan yang sudah lapuk pada Minggu 1 Maret 2026 lalu.
Lurah Manguharjo, Rudianto, menyampaikan rumah tersebut sebelumnya telah menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar 13 tahun lalu. Namun, untuk penanganan lanjutan, rehabilitasi rumah masih menunggu proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Rudianto menambahkan pihak kelurahan telah mengajukan permohonan rehabilitasi melalui kecamatan dan saat ini masih menunggu disposisi pimpinan.
"Kami sudah mengajukan surat ke Plt. Wali Kota melalui Ibu Camat Manguharjo berkaitan dengan proses rehabilitasi rumah sekaligus mohon bantuan kaitan dengan logistik kaitan dengan kebencanaan rumah roboh ini. Tentu kami ini sedang menunggu disposisi dari pimpinan untuk dapatnya kami terima untuk membantu yang bersangkutan," ucap Rudianto.
Sementara itu, Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menyampaikan pihaknya menurunkan 11 personel untuk membantu kegiatan bersih-bersih. Selain itu, BPBD Kota Madiun juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik kepada Wahyu, pemilik rumah yang atapnya roboh.
"Untuk bantuan logistik tanggap bencananya, kami ada paket kebersihan untuk bersih-bersih rumahnya. Kemudian ada terpal nanti untuk sementara menutup atap rumah dan ada logistik makanan siap saji serta selimut. Tadi juga yang tuan rumah tidak punya alas tidur, nanti kami sampaikan lagi untuk matrasnya. Jadi dari BPBD, sedianya ada logistik di gudang kami. Kami sampaikan ke Pak Wahyu korban atap rumah roboh," jelas Heter.
Pada kegiatan tersebut petugas menurunkan genteng dan rangka kayu atap rumah serta membersihkan puing di lokasi kejadian. Rumah tersebut dalam kondisi kosong dan barang-barang telah dikeluarkan. Di sisi lain, Wahyu dan keluarganya sementara masih mengungsi di rumah tetangga. (UF)