Cuaca Ekstrem, Pemkab Pacitan Imbau Masyarakat Waspada

  • 28 Feb 2026 13:54 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Pacitan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca ekstrem yang berlangsung dari tanggal 21-28 Februari 2026. Cuaca ekstrem ini menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

Menanggapi potensi ancaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat turun hujan.

“Karena saat ini masih berada di musim penghujan, saya minta masyarakat untuk terus berhati-hati dan tetap waspada,” kata Radite, Sabtu (28/2/2026).

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk menghindari tebing yang curam, demi menghindari bencana tanah longsor.

Tidak hanya itu, Radite melarang masyarakat untuk berteduh di bawah pohon. Utamanya, di bawah pohon besar yang sudah tua dan rapuh karena berpotensi tumbang. Bahkan, Radite juga meminta masyarakat untuk membersihkan drainase.

“Kemudian selanjutnya, cermati lingkungan sekitar rumah. Jadi kalau selokan atau aliran air tersumbat, bisa memicu longsor,” lanjut Radite.

Sesuai dengan yang tertulis di dalam surat imbauan, kondisi saluran dan resapan air perlu diperhatikan supaya dapat menampung curah hujan dengan intensitas tinggi selama musim penghujan.

Pemerintah Kabupaten Pacitan juga mengimbau masyarakat untuk menanam pohon sebagai langkah investasi lingkungan di masa depan. Penanaman pohon dapat membantu mengurangi banjir, menguatkan tanah, dan menambah resapan air.

Meski begitu, BPBD Pacitan juga tetap siaga 24 jam. Apabila terjadi keadaan darurat, masyarakat diharapkan segera menghubungi Pusdalops BPBD Pacitan melalui Whatsapp/Hotline 089-539-677-9371.

Rekomendasi Berita