Wajib Belajar 13 Tahun Tambah Satu Tahun Prasekolah

  • 30 Okt 2025 23:43 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memperkuat komitmen mewujudkan wajib belajar 13 tahun yang mencakup tambahan satu tahun prasekolah. Memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Wajib belajar 13 tahun ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga yang terdiri atas 11 instansi pemerintah. Pelaksanaan tahap awal direncanakan dimulai pada tahun 2026 dengan target seluruh anak berusia 5-6 tahun mendapatkan layanan prasekolah yang berkualitas.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Iwan Syahril menjelaskan bahwa masa prasekolah memiliki peran penting dalam menyiapkan kesiapan belajar anak. “Prasekolah bukan sekadar tempat bermain tetapi ruang pertama bagi anak untuk mengembangkan literasi, numerasi dan karakter.

Menurutnya, penguatan layanan pendidikan anak usia dini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Pemerintah akan memastikan akses, mutu dan pemerataan layanan prasekolah tersedia hingga ke daerah terpencil melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra pembangunan.

Selain itu, Kemendikbudristek juga menyiapkan program peningkatan kompetensi guru PAUD dan kurikulum transisi ke SD agar pembelajaran lebih menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan anak.

“Dengan wajib belajar 13 tahun kita ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal sejak awal,” tambah Iwan.

Baca Juga: Pahlawan di Balik Senyum Anak-Anak PAUD

Program wajib belajar 13 tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk UNICEF dan Bank Dunia yang menilai langkah ini sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Dengan perluasan akses dan peningkatan mutu layanan prasekolah, pemerintah berharap pendidikan anak usia dini dapat menjadi pondasi kokoh dalam membangun generasi masa depan yang cerdas, berkarakter dan siap bersaing di era global.

Sumber: Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Kemendikbudristek) – kemendikdasmen.kemdikbud.go.id


Rekomendasi Berita