17 Oktober Sebagai Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan
- 15 Okt 2025 17:34 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan diperingati setiap tanggal 17 Oktober, dan kita ingin memperingatinya dengan memikirkan cara-cara yang dapat kita lakukan untuk membantu.
Kemiskinan adalah krisis nyata yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Hari ini diperingati untuk mengenang penderitaan orang-orang yang harus menghadapi konsekuensi kemiskinan, kelaparan, kekerasan, dan tunawisma. Hari ini juga merupakan hari untuk berpartisipasi dalam kampanye global untuk mengakhiri kemiskinan.
Dilansir oleh National Today, pada 17 Oktober 1987, lebih dari 100.000 orang berkumpul di Paris, Prancis, untuk menghormati mereka yang menderita dalam belenggu kemiskinan. Pertemuan tersebut berlangsung di lokasi penandatanganan Deklarasi Hak Asasi Manusia pada tahun 1948.
Pada hari itu, orang-orang juga berkumpul untuk menghadiri peresmian batu peringatan oleh Pastor Joseph Wresinski, seorang humanitarian. Batu peringatan tersebut menyatakan bahwa kemiskinan merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan merupakan kewajiban semua orang untuk bersama-sama melawannya.
Pada bulan Desember 1992, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi resolusi untuk memperingati hari di mana kemiskinan akan menjadi fokus utama. Untuk menghormati pertemuan dan peresmian di Paris pada tahun 1987, Perserikatan Bangsa-Bangsa memilih 17 Oktober sebagai tanggal untuk memperingati Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan.
Hari ini ditetapkan untuk mendorong semua negara agar aktif mengentaskan kemiskinan dengan mengambil langkah-langkah menuju pembangunan berkelanjutan. Hari ini juga merupakan kesempatan untuk memungkinkan mereka yang tertimpa kemiskinan didengar.
PBB mengakui bahwa kaum miskin adalah pakar dalam situasi mereka sendiri dan tahu apa yang mereka butuhkan. Hari ini dimaksudkan sebagai kesempatan untuk bekerja sama dengan orang-orang yang hidup dalam kemiskinan guna mengidentifikasi solusi jangka panjang bagi masalah-masalah mendesak mereka.
Kemiskinan dapat diberantas. Ini bukanlah tugas yang mustahil, dan melibatkan kaum miskin dalam percakapan adalah langkah pertama. Hal itu, dikombinasikan dengan peningkatan pertumbuhan dan kesempatan kerja, mengatasi ketidaksetaraan gender, dan meningkatkan fasilitas umum, akan membantu mengentaskan kemiskinan dari dunia.