Jembatan Aramco Resmi Diserahkan, Harapan Baru Bagi Warga Krueng Geukueh
- 08 Mar 2026 11:33 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa saat dilaksanakannya serah terima Jembatan Aramco di Desa Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 03/Dewantara Kodim 0103/Aceh Utara Kapten Czi Jamidin bersama anggota Koramil, personel Yon Zipur 5/ABW, perangkat desa serta masyarakat yang turut menyaksikan momen penting bagi desa mereka. Jumat Sore 6 Maret 2026.
Jembatan Aramco yang telah selesai dibangun oleh prajurit Yon Zipur 5/ABW itu kini resmi diserahkan kepada masyarakat. Keberadaan jembatan ini menjadi harapan baru bagi warga karena selama ini akses penghubung yang ada sebelumnya mengalami kerusakan dan menyulitkan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Prosesi serah terima dilakukan secara sederhana namun penuh makna. Danton Yon Zipur 5/ABW Letda Czi Celcio secara simbolis menyerahkan jembatan tersebut kepada Keuchik Desa Krueng Geukueh, Bapak Kamaruzzaman, sebagai tanda bahwa jembatan itu kini sepenuhnya menjadi milik dan tanggung jawab masyarakat untuk dimanfaatkan bersama.
Dalam sambutannya, Keuchik Desa Krueng Geukueh menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada TNI yang telah membantu mewujudkan pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan, jembatan ini sangat berarti bagi warga karena menjadi jalur utama yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.
Danramil 03/Dewantara Kapten Czi Jamidin menyampaikan bahwa TNI akan selalu hadir bersama rakyat. “Bagi kami, kebahagiaan masyarakat adalah kebanggaan tersendiri. Semoga jembatan ini dapat menjadi penghubung silaturahmi dan memperlancar aktivitas warga setiap hari,” ujarnya.
Masyarakat Desa Krueng Geukueh pun tampak bahagia dan bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Bagi mereka, jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.