Selain Korosi, Jembatan Loskala Juga Kelebihan Daya Tampung

  • 14 Okt 2024 13:43 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe: Pihak Dinas PUPR Kota Lhokseumawe menyatakan untuk memperbaiki kerusakan jembatan Loskala penghubung Kec. Banda Sakti dan Muara Satu butuh suntikan dana senilai Rp18,5 Miliar.

Kadis PUPR Kota Lhokseumawe Safaruddin melalui Kabid Sarana Prasarana dan Jalan Faisal, Senin (14/10/2024), mengatakan kebutuhan anggaran penanganan jembatan untuk segera ditangani melalui Dana APBA sekitar 18 M tersebut telah dikoordinasi ke Provinsi Aceh ,

Menurutnya Jembatan tersebut ambruk bukan karena faktor terjadi pencurian material logam besi. Namun terjadi karena korosi yang dialami, serta beban berat yang melebihi kapasitas.

kerusakan jembatan Loskala itu semakin parah lantaran sering dilewati kendaraan truk bermuatan berat atau melebihi kapasitas. Sehingga tidak tahan ketika setiap harinya dilewati tekanan berat membuat jembatan menjadi keropos dan ambruk.

,”Dari hasil Penelitian kami lakukan, itu beberapa faktor, selain karena kondisi bangunan sudah lama, bagian bawah nya sudah korosi, kelebihan daya tampung sekitar 10 tinggal itu juga menjadi penyebab jembatan ambruk , “kata Faisal

Faisal menyebutkan jembatan Loskala itu dibangun sejak 20 tahun lalu dimasa program ABRI Masuk Desa (AMD) atau TNI masuk desa yang kini berganti nama menjadi Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) pada tahun 1996 lalu.

Sehingga pembangunannya itu dikerjakan secara manual dimasa itu tanpa ada cetakan. Akan tetapi daya tahan jembatan Loskala tergolong tidak bagus mengingat usianya sudah lebih 20 tahun.

Dikatakannya pihaknya telah menggelar rapat khusus untuk memperhitungkan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan jembatan Loskala. Dalam hasil rapat itu menerangkan bahwa perbaikan jembatan itu sudah dihitung secara rinci dengan total Rp18,5 Miliar.

“Kami baru selesai rapat dan menetapkan perbaikan jembatan itu butuh dana senilai Rp18,5 Miliar,” ujarnya.

Saat ini pihaknya telah mengambil langkah awal dengan menutup akses ke arah jembatan yang ambruk, dan menggunakan jembatan lainnya dengan akses dua arah. Langkah tersebut untuk keselamatan para pengguna jalan yang akan melewati jembatan tersebut.

Rekomendasi Berita