BMKG Prakirakan Lhokseumawe Cerah Berawan Disertai Gelombang Tinggi
- 15 Mar 2026 09:31 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya pada Minggu, 15 Maret 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan sejak pagi hingga sore hari. Informasi tersebut disampaikan dalam Program Info Cuaca Pro Satu RRI Lhokseumawe.
Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Hesty Fauziah, mengatakan kondisi atmosfer di wilayah Lhokseumawe relatif stabil meski terdapat potensi peningkatan gelombang di perairan. “Berdasarkan pemantauan satelit BMKG, cuaca di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga sore hari,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Selain itu, hasil pemantauan satelit BMKG juga mendeteksi sejumlah titik panas atau hot spot di beberapa wilayah. Titik panas tersebut terpantau berada di Kabupaten Bener Meriah sebanyak tiga titik dan di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, sebanyak dua titik.
Sementara itu, sejumlah wilayah lain yang turut berada dalam pemantauan BMKG, seperti Aceh Utara, Bireuen, Langsa, Aceh Timur, hingga Bener Meriah, diprakirakan mengalami kondisi cuaca yang relatif serupa, yakni cerah berawan sepanjang hari.
BMKG mencatat suhu udara pada pagi hingga siang hari berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius. Kondisi ini disertai kelembapan udara yang berada pada kisaran 67 hingga 82 persen.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di wilayah pesisir diperkirakan berkisar antara 0,2 hingga 0,8 meter. Sementara pada jarak sekitar 20 kilometer dari lepas pantai, tinggi gelombang dapat mencapai 0,4 hingga 1,2 meter dengan kecepatan angin di daratan sekitar 4 hingga 12 kilometer per jam, dan di perairan mencapai 8 hingga 20 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang menggunakan perahu tradisional, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang yang cukup tinggi di perairan. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi perahu kecil, namun masih relatif aman bagi kapal berukuran sedang hingga besar.