Jelang Lebaran Warga Oesao Antri Minyak Tanah

  • 13 Mar 2026 08:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, warga di wilayah Oesao, Kabupaten Kupang, mengeluhkan kelangkaan minyak tanah. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengantri di pangkalan untuk mendapatkan bahan bakar yang digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Salah seorang warga, Mama Lodia, saat ditemui RRI.CO.ID Jumat,13 Maret 2026, mengatakan minyak tanah sangat sulit diperoleh di tingkat pengecer. Karena itu, ia harus berjalan cukup jauh hingga ke pangkalan minyak tanah di Pasar Oesao untuk mendapatkan minyak tanah.

Menurutnya, minyak tanah sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama untuk memasak. Namun karena ketersediaannya terbatas, warga sering harus datang kembali pada waktu distribusi berikutnya.

“Minyak tanah di pengecer sangat susah, jadi saya harus datang sampai di pangkalan di Oesao untuk beli minyak tanah,” ucap mama Lodia di lokasi pangkalan minyak tanah Oesao.

Terkait rencana penggantian minyak tanah dengan gas elpiji di masa mendatang, Mama Lodia mengaku belum siap menggunakan gas karena merasa takut. Ia mengatakan lebih memilih menggunakan kayu bakar untuk memasak jika minyak tanah benar-benar tidak lagi tersedia.

“Kalau nanti minyak tanah sudah tidak ada dan diganti dengan gas, saya belum berani pakai gas. Lebih baik pakai kayu api untuk masak,” kata mama Lodia.

Ia berharap pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat yang masih belum terbiasa menggunakan gas elpiji, serta memberikan sosialisasi dan pendampingan agar warga merasa lebih aman jika kebijakan peralihan energi tersebut benar-benar diterapkan di masa mendatang.

Rekomendasi Berita