Kemenag BDK Denpasar Dorong Pemetaan ASN Berbasis Data

  • 12 Mar 2026 12:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,,Kupang – Memperkuat pemetaan Aparatur Sipil Negara sebagai dasar pengembangan kompetensi Kantor Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Balai Diklat Dempasar melalui Aplikasi Zoom menggelar rapat Kordinasi melibatkan seluruh Satuan Kerja Kemenag Kabupaten/Kota.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar, H. Saprillah, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN harus berbasis data agar program pelatihan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan aparatur di lapangan. “Bagi kami, data menjadi pemandu yang paling tepat untuk merancang program pelatihan. Dengan data yang lengkap, pelatihan yang diselenggarakan akan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan ASN,” Kata Saprillah, Rabu (11/3/2026).

Kepala Balai Diklat,Saprillah juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengembangan kompetensi aparatur. Menurutnya, teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi kebutuhan baru yang perlu dikuasai oleh ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Saat ini kebutuhan pelatihan yang paling banyak diharapkan ASN adalah literasi digital dan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan. ASN yang mampu memanfaatkan teknologi akan lebih adaptif dalam menghadapi perubahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Balai Diklat Keagamaan Denpasar terus mengembangkan berbagai model pelatihan berbasis digital, mulai dari pembelajaran daring, pelatihan mandiri, hingga pemanfaatan berbagai platform pengembangan kompetensi yang dapat diakses ASN secara lebih fleksibel.

Melalui sinergi antara Kanwil Kemenag NTT dan Balai Diklat Keagamaan Denpasar, pemetaan ASN diharapkan mampu menghasilkan peta kebutuhan pelatihan yang lebih terarah sehingga program pengembangan kompetensi aparatur dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.(humas/anna).

Rekomendasi Berita