Pemprov Sultra Salurkan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Para Guru

  • 11 Mar 2026 20:06 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada pengawas pendidikan menengah dan para guru SMA, SMK, serta SLB di wilayah Sulawesi Tenggara.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam sebuah acara simbolis yang berlangsung di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Rabu, 11 Maret 2026.

Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sultra, Direktur Utama Bank Sultra, Ketua PGRI Sultra, serta perwakilan guru dari berbagai sekolah di Sulawesi Tenggara.

Andi Sumangerukka menyampaikan terima kasih kepada para guru atas pengabdian mereka dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Anoa, terutama di tengah bulan suci Ramadan.

“Penyerahan TPG, THR, dan gaji ke-13 merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus sebagai penghargaan atas pengabdian para guru,” ujarnya.

Ia berharap tunjangan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga para tenaga pendidik, khususnya dalam menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri mendatang.

Gubernur menegaskan bahwa guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai disiplin, integritas, dan nasionalisme.

Tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan bagi murid-muridnya dalam kehidupan sehari-hari.

Percepatan pencairan tunjangan ini dilakukan setelah Gubernur menerima aspirasi langsung dari perwakilan guru terkait kendala administrasi yang sempat tertunda.

Andi Sumangerukka juga memberikan apresiasi khusus kepada tujuh orang perwakilan Forum Komunikasi Guru yang telah aktif membangun komunikasi konstruktif terkait hak-hak tenaga pendidik.

Ia mengajak para guru untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah guna memperbaiki pelayanan publik di sektor pendidikan melalui mekanisme check and balance.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sultra, Aris Badara, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.076 guru SMA, SMK, dan SLB dari Kota Kendari.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 902 guru hadir langsung di lokasi, sementara lainnya tetap menjalankan tugas piket dan kegiatan pesantren Ramadan di sekolah masing-masing.

Pemerintah Provinsi Sultra terus mendorong penguatan sarana prasarana serta peningkatan kompetensi guru guna menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas dan inovatif.

Rekomendasi Berita