Wagub Hugua Lepas 15 Ton Ubur-Ubur ke Tiongkok

  • 29 Jan 2026 15:48 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sektor perikanan non-tambang Sulawesi Tenggara menunjukkan taringnya di kancah internasional. Melalui Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, sebanyak 15 ton komoditas ubur-ubur resmi diberangkatkan menuju Tiongkok sebagai bagian dari ekspor perdana yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini membuktikan bahwa kualitas hasil laut dari perairan Sultra memiliki daya saing tinggi di pasar global. Ekspor ini tidak hanya sekadar pengiriman barang, tetapi juga simbol bangkitnya ekonomi daerah melalui optimalisasi jalur logistik lokal.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menekankan pentingnya identitas daerah dalam setiap komoditas yang keluar. Selama ini, banyak produk lokal yang dikirim melalui pelabuhan luar sehingga Sultra kehilangan "nama" dalam catatan ekspor.

"Sekarang kita katakan TIDAK, kita kirim langsung dari pelabuhan-pelabuhan kita... untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara," ungkap Hugua, rabu (28/01/2026).

Keberhasilan mengirimkan 15 ton ubur-ubur ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi produk perikanan lainnya. Dengan fasilitas di Pelabuhan Murhum yang semakin siap, pemerintah daerah optimis bahwa frekuensi ekspor langsung akan terus meningkat, sekaligus memastikan manfaat ekonomi mengalir langsung ke kantong nelayan dan pelaku usaha di Bumi Sultra.

Rekomendasi Berita