Wabup Kolaka Utara Hadiri Peluncuran Ekspor Perdana Sultra-China

  • 29 Jan 2026 04:03 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Langkah besar dalam sektor logistik dan perdagangan internasional baru saja ditorehkan di Sulawesi Tenggara.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menghadiri langsung seremoni peluncuran dan pelepasan direct export (ekspor langsung) komoditas daerah menuju Lianyungang, Tiongkok, di Terminal Peti Kemas Kendari New Port, Rabu 28 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Kendari ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV Kendari dengan PT Winarapan.

Sebanyak 46 kontainer diberangkatkan dalam pengiriman perdana ini, menandai babak baru bagi konektivitas ekonomi wilayah tersebut.

H. Jumarding menyampaikan optimisme yang besar terhadap dampak jangka panjang dari aktivitas ekspor ini.

Menurutnya, momentum ini bukan sekadar seremoni pengiriman barang, melainkan sebuah lompatan strategis bagi kemajuan daerah.

"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas logistik, mendorong ekspor daerah, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat," ujar H. Jumarding.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalin kemitraan perdagangan internasional. Ia berharap sinergi antara pihak pelabuhan, sektor swasta, dan pemerintah daerah dapat terus terjaga demi kepentingan masyarakat luas.

"Semoga kerja sama ini terus berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tambahnya.

Terbukanya jalur ekspor langsung ke Tiongkok ini diharapkan dapat memangkas waktu pengiriman dan biaya logistik, sehingga komoditas unggulan dari Sulawesi Tenggara, termasuk yang berasal dari Kolaka Utara, memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar global.

Hal ini diprediksi akan merangsang pertumbuhan sektor-sektor produktif di masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh jajaran direksi Pelindo Regional IV, perwakilan manajemen PT Winarapan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Rekomendasi Berita