Pasca Pemilu, KPU Intensifkan Pemutakhiran Data

  • 12 Mar 2026 09:43 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Guna menjaga kualitas demokrasi pasca pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri tetap menjalankan berbagai agenda penting. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang QOsim, menegaskan bahwa KPU tidak berhenti bekerja, melainkan ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dilakukan, salah satunya adalah Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

“Langkah ini diambil agar lonjakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2029 mendatang tidak mengejutkan publik dan dapat dipertanggungjawabkan secara akurat sesuai pertumbuhan penduduk,” ucapnya kepada RRI, Kamis, 12 Maret 2026.

Proses pemutakhiran data ini dilakukan secara berkala dan dievaluasi melalui rapat pleno triwulan bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). Selain itu, KPU juga bersinergi dengan Kementrian Agama terkat dispensasi nikah serta pihak Polri untuk mendata penduduk yang hal pilihnya dicabut atau beralih status. “Update dilakukan setiap bulan, lalu ada rapat pleno untuk data terbaru bersama pihak terkait,” katanya.

Nanang menambahkan selain data pemilih, KPU juga fokus pada pemutakhiran data partai politik, mengingat dinamika pergantian kepengurusan yang terjadi setiap tahunnya. Ia mengaku saat ini sudah ada delapan parpol yang terdata dalam proses pembaharuan administrasi tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapan dan legalitas parpol dalam menghadapi kontestasi politik di masa yang akan datang.

Nanang juga menerangkan bahwa sosialisasi dna pendidikan pemilih (Sosdiklih) untuk menggenjot partisipasi masyarakat terus dilakukan. Berbagai program telah dilakuakn seperti ‘Ngaji Demokrasi’, pembuatan konten edukatif melalui podcast, hingga optimalisasi media sosial untuk menjangkau pemilih muda.

“Upaya ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya peran aktif mereka dalam setiap proses demokrasi yang berlangsung di Kabupaten Kediri,” ucapnya.

Disinggung terkait target keakuratan data pemilih, KPU Kab Kediri menargetkan 90 persen data pemilih valid. Nanang berharap segala persiapan yang dilakukan sejak dini dapat menciptakan sistem pemilu yang jauh lebih baik.

Rekomendasi Berita