​Mohamad Nuh Tanggapi Hasil Forum Konsultasi Syuriyah

  • 26 Des 2025 16:01 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Mohammad Nuh menanggapi hasil Forum Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar.

Dalam keterangannya Jumat (26/12/2025), Prof Moh Nuh menyampaikan, agenda yang digelar PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri Kamis (25/12/2025) telah menyepakati langkah penting organisasi untuk menggelar Muktamar dalam waktu dekat.

Menurut Prof Moh Nuh, PBNU menyambut baik hasil kesepakatan forum konsultasi tersebut sebagai bagian dari ikhtiar menjaga ketertiban organisasi dan demi keutuhan jam’iyah.

"Forum ini berjalan dengan khidmat dan penuh kebijaksanaan. Ada kesepahaman bersama untuk melangkah ke depan secara konstitusional," katanya.

Prof Moh Nuh menambahkan, kesepakatan yang dicapai akan ditindaklanjuti melalui mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) NU serta peraturan perkumpulan yang berlaku.

Langkah-langkah teknis akan disiapkan oleh PBNU agar pelaksanaan Muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat.

"PBNU siap melaksanakan Muktamar sebagaimana yang telah dicanangkan, dan itu akan dilakukan dalam waktu segera," ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Moh Nuh mengemukakan, Rais Aam dan Wakil Rais Aam juga menyampaikan sikap kebesaran jiwa dengan memberikan maaf atas permohonan maaf Ketua Umum PBNU yang tidak cermat dan ceroboh karena telah mengundang Peter Berkowitz dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU).

Sikap ini dipandang sebagai bagian dari tradisi NU yang mengedepankan akhlak, tabayun, dan penyelesaian masalah secara arif.

"Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi," kata Prof Moh Nuh.

Pada agenda ini, imbuhnya, PBNU juga berharap seluruh warga Nahdliyin dan jajaran kepengurusan di semua tingkatan dapat menjaga suasana kondusif serta mempercayakan proses organisasi kepada mekanisme yang telah disepakati bersama.

Rekomendasi Berita