Jaksa Agung Ajak PWI Pusat Kolaborasi
- 13 Nov 2025 20:14 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir.
Kehadiran Akhmad Munir didampingi segenap jajaran pengurus bertempat di Lantai 11 Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pada agenda itu, Akhmad Munir yang juga menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara menyampaikan apresiasi atas sambutan ramah dari jajaran Kejaksaan Agung.
"Pak, kantornya megah, liftnya harum, dan penyambutannya hangat sekali. Terima kasih atas kehormatannya," kata Munir.
Munir menjelaskan, PWI Pusat saat ini fokus menjalankan tiga program utama untuk memperkuat organisasi dan peran pers nasional. Program pertama adalah konsolidasi organisasi pasca dinamika internal beberapa waktu lalu.
"Kami bersyukur, seluruh permasalahan hukum yang sempat muncul kini telah selesai dengan baik setelah kami bertemu dengan Bapak Kapolri," ungkapnya.
Lalu, imbuh Munir, program kedua, adalah pendidikan dan pelatihan wartawan melalui tiga kegiatan utama: Safari Jurnalistik, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
"Kami mengadakan secara mandiri bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan kejaksaan di berbagai wilayah. Tujuannya agar integritas, profesionalitas dan kompetensi wartawan semakin terjaga," ujarnya.
Hingga kini, sebut Munir, PWI memiliki lebih dari 30.000 anggota, di mana sekitar 20.000 lebih di antaranya telah menjalani uji kompetensi. PWI berkomitmen terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) wartawan agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
"Tantangan industri media saat ini semakin berat akibat disrupsi digital. Platform digital global telah mengubah pola konsumsi informasi publik dan berdampak besar terhadap keberlanjutan ekonomi perusahaan pers," ucapnya.
Oleh karena itu, pihaknya bersama seluruh stakeholder terus berupaya memperkuat ekosistem pers nasional. Selain itu, ia juga mengundang Kejaksaan Agung untuk hadir dan berpartisipasi dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari mendatang.
"Kami berharap Kejagung dan jajaran dapat turut berkolaborasi, khususnya dalam bidang literasi hukum dan kegiatan pameran pada peringatan HPN tahun depan di Banten," katanya.
Menanggapi hal itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, apresiasi dan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan insan pers.
"Bagi kami, pers adalah sahabat yang harus dijaga. Tanpa pemberitaan dari teman-teman media, masyarakat tidak akan tahu apa yang kami kerjakan," kata Burhanuddin.
Ia menegaskan, Kejaksaan Agung selalu terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan media, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Silakan teman-teman di daerah menjalin komunikasi dengan jajaran kami. Jangan sampai tertutup, karena keterbukaan adalah kunci agar masyarakat mengetahui kinerja lembaga kami," ucap Burhan.
Di tempat sama, Burhanuddin juga mengajak seluruh insan pers untuk terus berkolaborasi dalam menyampaikan informasi yang akurat. Bahkan juga membangun kepercayaan publik.
"Ayo kita terus bekerja sama. Kami membutuhkan peran media dalam menyampaikan apa yang telah kami kerjakan kepada masyarakat," katanya mengakhiri.