Wabup Banyuwangi Sidak Stok Elpiji Subsidi

  • 12 Mar 2026 13:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan elpiji subsidi untuk memastikan ketersediaan gas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sidak dilakukan bersama PT Pertamina (Persero), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis, 12 Maret 2026.

Peninjauan dimulai dari agen elpiji PT Pelangi Migas Abadi di Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi. Selanjutnya tim juga memantau distribusi di sejumlah pangkalan elpiji di wilayah tersebut.

“Tim ini turun untuk memastikan tidak ada kelangkaan elpiji, khususnya yang subsidi, menjelang Idulfitri,” ujar Mujiono, Kamis 12 Maret 2026.

Dari hasil pemantauan, stok elpiji 3 kilogram atau tabung melon di Banyuwangi dinyatakan aman. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Dari Pertamina dan agen menyampaikan stok aman. Sudah dialokasikan sesuai kebutuhan, bahkan Pertamina siap menambah kuota untuk Banyuwangi hingga 250 persen. Jadi masyarakat jangan panik,” kata Mujiono.

Sales Branch Manager Malang VI Gas Pertamina Patra Niaga, M. Salman Al Farisi mengatakan Pertamina akan menambah kuota elpiji subsidi untuk Banyuwangi guna mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang Lebaran.

“Untuk hari biasa kuota Banyuwangi sekitar 63.500 tabung per hari. Mulai hari Minggu kuota akan kami tambah hingga 250 persen, dan pengiriman siap dilakukan setiap hari,” ujar Salman.

Harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram di Banyuwangi saat ini sebesar Rp18.000 per tabung. Pertamina memperkirakan konsumsi masyarakat akan meningkat seiring dengan mulai bergeraknya arus mudik.

“Sudah mulai ada peningkatan konsumsi, baik elpiji subsidi maupun non-subsidi. Trennya mulai naik, sehingga kami menambah kuota,” ucap Salman.

Sementara itu, Direktur PT Pelangi Migas Abadi, Johan Sucipto mengatakan pihaknya siap meningkatkan distribusi elpiji untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di tingkat pangkalan.

“Setiap hari kami menyalurkan sekitar 2.800 tabung menggunakan lima truk. Mulai pekan depan akan ada tambahan kuota dari Pertamina, bahkan hari Minggu kami tetap kirim,” ujar Johan.

Rekomendasi Berita