Ledakan Diduga Petasan, Satu Meninggal, Enam Luka Berat
- 18 Feb 2026 16:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Diduga karena ledakan petasan, tujuh orang warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terluka parah, satu di antaranya meninggal dunia, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12:00 Wib.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, tujuh orang tersebut merupakan korban ledakan petasan. Hal itu dibuktikan ditemukannya beberapa batang petasan di lokasi kejadian berdiameter 4 sentimeter dan panjang 15 sentimeter.
"Benar, ledakan ini karena petasan ya. Karena di lokasi kami temukan beberapa batang petasan dan sudah kami amankan. Kami menduga masih banyak petasan yang tertimbun di reruntuhan," ujar Kapolres Bayu saat berada di lokasi.
Korban meninggal dunia atas nama Supriyadi (50). Saat itu Supriyadi berada di samping TKP sedang memperbaiki rumahnya. Supriyadi tertimpa reruntuhan karena kuatnya ledakan petasan. Sedangkan pemilik rumah, Kulsum (60) kakinya patah.
Sedangkan lima orang korban lainnya yakni Samsul (22), Riko (25), Abdur Rahman (15), Fais (20) dan Fino (15) mendapatkan perawatan intensif di RSUD Asembagus. Namun korban Abdur Rahman dirujuk ke RSUD dr. Abdoer karena kondisinya kritis.
Kapolres mengaku belum melakukan oleh tempat kejadian perkara atau TKP karena Polres Situbondo tidak memiliki kemampuan menjinakkan bom. Sehingga personel hanya mengamankan area saja dengan memasang garis polisi.
"Personel kami siagakan di sekitar lokasi untuk mencegah masyarakat memasuki area lokasi. Apabila penjinak bom dari Bondowoso sudah sampai lokasi, baru kita bisa melakukan olah TKP," ungkapnya.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan bahan peledak ilegal yang salah satunya dibuat sebagai bahan petasan. Karena jika digunakan oleh orang yang tidak ahli akan menyebabkan bencana.
"Bahan peledak sebagian besar yang tidak memiliki izin adalah bahan peledak ilegal, termasuk dengan pembuatan petasan secara perorangan atau rumahan, agar tidak terjadi seperti sekarang ini," ucapnya.
Pantauan RRI, ledakan diduga petasan ini mengakibatkan satu rumah yang merupakan sumber ledakan, hancur. Sedangkan enam rumah yang berada di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan.