Penyerangan Terhadap Polisi Belanda Meningkat di Pergantian Tahun
- 02 Jan 2026 12:45 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Polisi belanda mengalami peningkatan serangan kekerasan pada perayaan malam tahun baru 2026. Hal ini disampaikan oleh Kepala Serikat Kepolisian, Nine Kooiman seperti dikutip BBC (01/01/26). Polisi menjadi sasaran pelemparan kembang api dan bahan peledak di sejumlah kota, dan mengalami lonjakan kekerasan yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya.
Nine Kooiman, mengatakan ia telah dilempari kembang api dan bahan peledak lainnya saat bertugas di Amsterdam,menurutnya tingkat kekerasan yang terjadi belum pernah terjadi sebelumnya. Di kota Breda sebuah bom Molotov dilempar ke arah polisi. Laporan serangan yang terjadi kepada polisi ini tersebar luas di seluruh negeri.
Sementara di Rotterdam, rumah sakit mata setempat mencatat sedikitnya ada 14 pasien mengalami cidera mata akibat kembang api, 10 diantaranya merupakan anak dibawah umur dan dua diantaranya harus menjalani Tindakan operasi.
Selain itu, Gereja Vondelkerk yang merupakan gereja abad ke-19 di kota vondelkrek, Amsterdam dilalap api pada dini hari Tahun Baru. Penyebab terjadinya kebakaran pada gereja yang telah menjadi objek wisata sejak dibangun tahun 1872 ini belum diketahui. Kebakaran tersebut menyebabkan Menara gereja setinggi 50 meter runtuh, sementara itu pihak berwenang mengatakan atap bangunan mengalami kerusakan parah meski struktur bangunan utama masih utuh.
Larangan kembang api secara tidak tertulis akan diberlakukan pada tahun 2026. Menurut the Dutch Pyrotechnics Assosiation, tercatat sebanyak (£112 juta) telah dihabiskan untuk kembang api pada tahun ini.