Singapura Jadi 'Blue Zone' ke-6 Dunia

  • 19 Agt 2025 14:21 WIB
  •  Jember

KBN, Jember:Negara kota Singapura resmi masuk dalam daftar Blue Zone atau zona biru dunia, wilayah yang dikenal memiliki angka harapan hidup tinggi sekaligus kualitas hidup yang baik. Predikat ini menjadikan Singapura sebagai Blue Zone keenam setelah Okinawa (Jepang), Sardinia (Italia), Nicoya (Kosta Rika), Ikaria (Yunani), dan Loma Linda (Amerika Serikat).

Menurut laporan BBC Travel (2 Oktober 2024), pencapaian ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari strategi jangka panjang pemerintah Singapura dalam membangun ekosistem kesehatan, perencanaan kota yang ramah masyarakat, serta perhatian pada aspek sosial budaya yang menunjang gaya hidup sehat.

Lonjakan Harapan Hidup

Data menunjukkan bahwa harapan hidup masyarakat Singapura meningkat secara signifikan dalam enam dekade terakhir. Seorang anak yang lahir pada tahun 1960 hanya diperkirakan hidup hingga usia 65 tahun. Kini, anak yang lahir di era modern bisa memiliki harapan hidup hingga 86 tahun atau lebih.

Tak hanya itu, jumlah penduduk lanjut usia berusia di atas 100 tahun juga meningkat pesat. Antara tahun 2010 hingga 2020, jumlah centenarian di Singapura dilaporkan berlipat ganda, menandakan bahwa bukan hanya angka harapan hidup yang meningkat, tetapi juga kualitas hidup pada usia lanjut.

Kebijakan Pemerintah Jadi Penopang

BBC menyoroti bahwa keberhasilan Singapura tidak lepas dari kebijakan publik yang terarah. Pemerintah secara konsisten berinvestasi dalam infrastruktur kesehatan modern, pelayanan medis yang merata, dan program preventif untuk mencegah penyakit kronis sejak dini.

Selain itu, perencanaan kota yang mendorong masyarakat untuk aktif bergerak, ruang hijau yang mudah diakses, serta sistem transportasi publik yang efisien turut mendukung gaya hidup sehat. Budaya makan masyarakat Singapura yang beragam, dengan fokus pada porsi seimbang, juga dianggap sebagai salah satu faktor pendorong panjang umur.

Kualitas Hidup Sama Pentingnya

Lebih dari sekadar hidup panjang, Singapura juga menekankan kualitas hidup warganya. Hal ini terlihat dari kebijakan dukungan sosial bagi lansia, program kesehatan mental, serta inisiatif komunitas yang menjaga hubungan sosial tetap kuat di tengah urbanisasi.

BBC menyebutkan, kombinasi antara kuantitas (lama hidup) dan kualitas (sehat dan aktif hingga usia tua) inilah yang menempatkan Singapura sejajar dengan Blue Zone lain di dunia.

Teladan bagi Negara Lain

Keberhasilan Singapura menjadi inspirasi bagi banyak negara, terutama di kawasan Asia, yang tengah menghadapi tantangan penuaan penduduk. Model pembangunan yang menekankan kesehatan jangka panjang, gaya hidup seimbang, serta keterlibatan komunitas dianggap sebagai kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berumur panjang.

Dengan capaian ini, Singapura tidak hanya diakui sebagai pusat ekonomi global, tetapi juga sebagai teladan dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.

Rekomendasi Berita