Polres Situbondo Gelar Simulasi Sispamkota Pilkada Serentak 2024
- 13 Agt 2024 18:05 WIB
- Jember
KBRN, Situbondo: Polres Situbondo, Jawa Timur, menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota), sebagai bentuk kesiapan pengamanan pada Pilkada Serentak 2024.
Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan mengatakan, simulasi Sispamkota mempertunjukkan bahwa pengamanan kota pada pelaksanaan Pilkada menjadi tanggung jawab bersama.
"Sispamkota perlu kita lakukan, artinya Polres tidak mampu melakukan pengamanan kota sendirian, tentunya harus dibantu oleh TNI, dan stake holder terkait lainnya termasuk partai politik yang punya massa," ujar Kapolres Rezi dalam sambutannya, Selasa (13/8/2024).
Karena pengamanan Pilkada Serentak menjadi tanggungjawab bersama. Maka semua pihak berkewajiban untuk menjaga kemanan dan kondusifitas dalam setiap tahapan Pilkada hingga ditetapkannya pemenang Pilkada.
"Ayo kita kawal proses Pilkada Serentak 2024 sampai pelantikan pemenang Pilkada dalam kondisi aman, damai dan nyaman," tegas Kapolres Rezi.
Sementara itu, Komandan Kodim 0823 Situbondo, Letkol Inf. Alexander Arung Bua mengatakan, bahwa TNI membantu Polri dalam pengamanan demi suksesnya Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.
"Pedomani SOP dan protap pengamanan yang telah diinstruksikan pimpinan. Pegang teguh netralitas TNI," ujarnya saat menghadiri Simulasi Sispamkota di Polres Situbondo.
Pantauan RRI, dalam pelaksanaan Simulasi Sispamkota, petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub, melakukan pengamanan dalam setiap tahapan Pilkada.
Pada tahapan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yaitu tanggal 24-26 Agustus 2024, Polres menggelar patroli skala besar bersama TNI dan stake holder terkait lainnya.
Tahapan kampanye berjalan dengan aman dan lancar, termasuk pada saat pemungutan, penghitungan suara, hingga pengumuman pemenang Pilkada Serentak 2024.
Namun sebelum pelantikan dilakukan, ada ratusan massa yang melakukan unjuk rasa ke Kantor KPU, menuntut pemilihan ulang. Unjuk rasa berlangsung ricuh hingga mengakibatkan sebagian massa dan petugas mengalami luka-luka.