Satgas Pangan Polda Papua Melepas Pendistribusian Ratusan Ton Beras SPHP

  • 13 Mar 2026 11:34 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.IDID, Jayapura – Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Papua, bersama Perum Bulog Kanwil Papua dan Dinas Perdagangan Provinsi Papua, melepas pendistribusian beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dalam rangka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia menjelang Idul Fitri.

Kasatgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Papua, yang juga menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Papua, Kombes. Pol. Rama Samtama Putra mengatakan, pada tahap awal, sebanyak 137 ton beras SPHP didistribusikan dari gudang Bulog untuk wilayah Papua Raya.

Dijelaskan, mekanisme distribusi dilakukan melalui gudang Bulog maupun gudang filial di daerah. Untuk wilayah yang mudah dijangkau, beras diambil langsung oleh Polres setempat di gudang Bulog, sementara daerah yang jauh akan didistribusikan langsung oleh Bulog ke lokasi Polres untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat.

“Untuk wilayah seperti Keerom, Sarmi, dan Arso distribusi dilakukan melalui jalur darat. Sedangkan wilayah lain memanfaatkan gudang-gudang Bulog yang ada di daerah pegunungan maupun wilayah selatan,” kata Kombes. Pol. Rama Samtama Putra, Jumat (13/03/2025).

Menurut Kombes. Rama, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Satgas Pangan juga terus melakukan pengawasan terhadap pergerakan harga di pasar tradisional maupun gudang distributor.

Dirkrimsus Polda Papua, Kombes. Pol. Rama Samtama Putra

Ia menyebutkan, saat ini sejumlah komoditas bahan pokok di Papua masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET), namun relatif stabil dan masih dalam kondisi terkendali.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah cabai, yang saat ini mencapai sekitar Rp120.000 per kilogram di pasaran. Tingginya harga dipengaruhi oleh menurunnya produksi dari sentra cabai di wilayah Keerom, khususnya Arso, akibat faktor cuaca yang berdampak pada masa panen.

“Untuk mengintervensi harga cabai, kita sudah berupaya mendatangkan pasokan dari luar Papua agar stok di pasar bisa bertambah dan harga dapat segera stabil,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan penyaluran SPHP terus dilakukan untuk mendukung program Gerakan Pangan Murah.

Menurutnya, Bulog sangat terbantu dengan dukungan Satgas Pangan dalam proses distribusi sehingga penyaluran beras kepada masyarakat dapat berjalan lancar.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari

“Ketersediaan harus kita pastikan, sehingga penyaluran ini terus berjalan. Kami berterima kasih kepada Satgas Pangan yang mendukung pelepasan SPHP secara serentak di wilayah Polda Papua,” katanya.

Selain beras, Bulog juga telah menyalurkan minyak goreng bersubsidi MinyaKita untuk membantu pengendalian harga di pasar.

“Beberapa hari lalu sudah kita salurkan empat kontainer MinyaKita dan dalam waktu dekat akan datang lagi lima kontainer untuk didistribusikan ke ritel-ritel, khususnya di pasar,” jelas Ahmad.

Ahmad Mustari berharap langkah tersebut dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Idul Fitri.

Rekomendasi Berita