Pemerintah Gulirkan Stimulus Ekonomi di Awal Tahun 2026
- 03 Feb 2026 22:57 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai sekitar Rp12,8 triliun untuk periode kuartal I 2026. Stimulus akan digulirkan selama Februari hingga Maret 2026, guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan paket stimulus ini mencakup sejumlah kebijakan strategis. Mulai dari diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, hingga penyaluran bantuan sosial.
“Pemerintah telah menyiapkan anggaran. Sekitar Rp12,8 triliun untuk stimulus ekonomi pada periode pertama tahun 2026,” ujar Airlangga.
Melansir laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, dari total anggaran tersebut, sebesar Rp12 triliun dialokasikan untuk bantuan sosial. Yakni berupa beras sepuluh kilogram dan minyak goreng yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Pemerintah juga memberikan keringanan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), sebesar enam persen untuk pembelian tiket pesawat kelas ekonomi. Kebijakan ini, diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat serta mendukung pemulihan sektor transportasi dan pariwisata.
Airlangga menambahkan, stimulus ini dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di awal tahun. Stimulus juga sekaligus mengantisipasi potensi tekanan ekonomi global.
Pemerintah memastikan seluruh program stimulus akan dilaksanakan secara terukur dan tepat sasaran. Hal ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.