Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadan Dimulai 18 Februari
- 07 Jan 2026 20:34 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 Masehi. Penetapan tersebut diumumkan sebagai pedoman umat Islam, khususnya warga Muhamadiyah untuk memulai ibadah puasa Ramadan.
Melansir muhammadiyah.or.id, keputusan ini merupakan hasil hisab hakiki yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah secara ilmiah. Metode hisab digunakan sebagai dasar penentuan awal bulan hijriah, tanpa menunggu rukyat di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam penetapannya, Majelis Tarjih dan Tajdid berpedoman pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan utama. KHGT menetapkan standar waktu ibadah berdasarkan kesatuan kalender umat Islam global, yang bersifat ilmiah dan universal.
Dalam maklumat dijelaskan ijtimak atau konjungsi jelang Ramadan 1447 Hijriah, terjadi Selasa 17 Februari 2026 Masehi. Namun berdasarkan KHGT, bulan baru dimulai saat matahari terbenam keesokan harinya.
Keputusan yang tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, dikeluarkan resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2025. Penetapan ini diharapkan memperkuat persatuan umat, serta ketenangan beribadah di seluruh Indonesia selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Menjelang Ramadan, umat Islam juga dianjurkan mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual. Persiapan meliputi penguatan iman, pengaturan pola makan, serta peningkatan ibadah, penting dilakukan agar Ramadan berjalan lancar dan bermakna.