BMKG Deteksi 34 Hotspot di Jambi dan Masyarakat Diminta Waspada Karhutla

  • 12 Mar 2026 20:39 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru terkait sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi Jambi.

Berdasarkan laporan Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, terpantau sebanyak 34 hotspot pada hari ini, Kamis, 12 Maret 2026. Titik panas tersebut terdeteksi dalam rentang waktu pukul 12.00 hingga 16.00 WIB.

BMKG mencatat seluruh hotspot yang terpantau memiliki tingkat kepercayaan kategori sedang, yakni berada pada kisaran 30 hingga 79 persen.

Sebaran hotspot tersebut terdeteksi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, di antaranya Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, serta Kota Jambi.

Selain itu, beberapa titik panas juga terpantau berada di kawasan aktivitas industri. Di antaranya area sumur minyak Pertamina di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Titik panas juga terdeteksi di sekitar wilayah sumur minyak PetroChina di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta Kecamatan Ulu Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pemantauan hotspot dilakukan melalui satelit SNPP dan NOAA20 dengan waktu pengamatan yang bervariasi, mulai sekitar pukul 01.04 WIB, 01.24 WIB hingga 13.44 WIB pada hari ini.

BMKG menjelaskan, “tingkat kepercayaan hotspot dibagi menjadi tiga kategori, yakni rendah dengan persentase 0 hingga 29 persen, sedang 30 hingga 79 persen, serta tinggi pada kisaran 80 hingga 100 persen.”

Dengan adanya temuan tersebut, masyarakat serta pihak terkait diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.

Rekomendasi Berita