BPPRD Muaro Jambi Kejar PAD 2026, Realisasi Pajak Sudah Capai 14 Persen
- 12 Mar 2026 11:15 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muaro Jambi terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada awal tahun 2026. Hingga saat ini, realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai sekitar 14 persen.
Capaian tersebut hanya terpaut sedikit dari target Triwulan I yang ditetapkan sebesar 15 persen dari total target penerimaan pajak tahun ini.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2026 menargetkan PAD sebesar Rp178 miliar yang berasal dari berbagai sumber pendapatan daerah. Dari jumlah tersebut, sektor pajak menjadi penyumbang terbesar dengan target sekitar Rp128 miliar, sementara sisanya berasal dari retribusi daerah serta sumber pendapatan sah lainnya.
Kepala BPPRD Kabupaten Muaro Jambi, Arian Safutra mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya mulai mengoptimalkan berbagai potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian di antaranya pajak hiburan, objek wisata, restoran, kafe, serta berbagai jenis usaha yang berkembang di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Pada tahun ini, target penerimaan pajak juga dibagi dalam beberapa tahapan. Untuk Triwulan I ditargetkan mencapai 15 persen, Triwulan II sebesar 40 persen, Triwulan III sebesar 75 persen, dan pada Triwulan IV diharapkan sudah mencapai 100 persen dari total target tahunan.
“Insya Allah semua target yang telah direncanakan dapat tercapai,” kata Arian Safutra, Rabu 11 Maret 2026.
Selain mengoptimalkan sektor yang sudah berjalan, BPPRD juga terus menggali potensi objek pajak baru yang mengalami pertumbuhan di lapangan. Salah satunya berasal dari sektor pajak mineral bukan logam dan batuan atau yang dikenal dengan galian C.
“Kami akan melakukan pendataan ulang terhadap objek pajak yang mengalami pertumbuhan di lapangan. Selain itu, kami juga memastikan tetap mengejar piutang pajak dan potensi pendapatan di sektor ini,” imbuhnya.
Arian menambahkan, pihaknya optimistis target PAD hingga akhir tahun 2026 dapat tercapai. Untuk itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat.
Menurutnya, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi juga terus ditingkatkan, khususnya dalam pengawasan sektor galian C agar tidak terjadi kebocoran potensi pendapatan daerah.
“Kami optimistis target akhir tahun dapat tercapai. Sinergi dengan provinsi untuk sektor galian C terus diperkuat agar tidak ada kebocoran potensi pendapatan,” jelasnya.