Pemerintah Keluarkan Kebijakan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2026
- 04 Feb 2026 19:26 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi pada kuartal I/2026 yang mencakup insentif diskon tarif transportasi saat Idulfitri hingga penebalan jaring pengaman sosial berupa bantuan sosial (bansos) pangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kebijakan ini diambil untuk memacu pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun ini, mengingat realisasi pertumbuhan pada periode yang sama tahun lalu dinilai relatif rendah.
"Targetnya kita menggerakkan ekonomi lebih tinggi karena kuartal pertama itu penting. Kuartal pertama tahun lalu relatif lebih rendah," ujar Airlangga.
Dalam skema insentif transportasi, pemerintah membidik penurunan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 16%.
Menko Airlangga merinci bahwa komponen diskon tersebut berasal dari Pajak Pertambahan Nilai yang Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat, pemangkasan pajak bandara (airport tax) oleh Angkasa Pura sebesar 50%, hingga diskon harga avtur.
Tak hanya sektor udara, pemerintah juga memberikan diskon tarif untuk moda transportasi laut dan kereta api sebesar 30%. Selain itu, pengguna kendaraan pribadi juga akan menikmati diskon tarif jalan tol hingga 20%.
Untuk mendukung mobilitas dan penyerapan insentif wisata ini, pemerintah tengah memfinalisasi regulasi Work From Anywhere (WFA). Aturan ini sedang digodok oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bersama Menteri Ketenagakerjaan.
Airlangga memastikan jadwal pemberlakuan diskon akan segera diumumkan dan terintegrasi langsung dengan sistem pemesanan online di masing-masing platform operator transportasi.
Dari sisi fiskal, Airlangga menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 miliar khusus untuk menambal diskon transportasi tersebut.
"Indonesia punya banyak [anggaran]. Jangan khawatir. Kalau anggarannya relatif untuk diskon sekitar Rp 200-an miliar," katanya.
Di luar insentif mobilitas, pemerintah juga mengucurkan dana untuk bantuan sosial pangan. Paket bansos ini terdiri dari beras 10 kilogram (kg) dan minyak goreng yang akan diberikan selama 2 bulan, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 12 triliun.