Tarif Transjabodetabek BlokM-Bandara Soetta Rp3.500 Selama Tiga Bulan
- 12 Mar 2026 20:49 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan tarif Transjabodetabek SH-2, sebesar Rp3.500 selama tiga bulan ke depan. Adapun Transjabodetabek tersebut melayani rute Blok M hingga Bandara Soekarno Hatta (Soetta), maupun sebaliknya.
Terkait hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif khusus sebesar Rp3.500 selama tiga bulan pertama pengoperasian rute ini, dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat, sekaligus menyambut arus mudik Idulfitri.
“Kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama 3 bulan ini,” ujar Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, pada Kamis 12 Maret 2026.
Setelah tiga bulan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi terhadap tarif tersebut, di mana kemungkinan tarifnya akan mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp10.000-Rp15.000. Meski demikian, Gubernur Pramono meyakini bahwa tarif tersebut tetap jauh lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lain menuju Bandara (Soetta).
“Karena ini rutenya panjang, busnya baru dan khusus untuk itu, sehingga perlu biaya yang harus dikeluarkan, dan juga di terminal 1, 2, 3 tentunya juga parkir bus kan gak gratis, ada biaya-biaya yang harus ditanggung. Itu lah yang sedang kami finalisasi, kami lakukan perhitungan,” katanya.
Saat ini, terdapat 14 bus yang akan dioperasikan untuk melayani rute baru tersebut. Layanan rute ini beroperasi mulai pukul 5 pagi hingga 10 malam, dengan headway setiap 10-20 menit.
Gubernur Pramono memperkirakan, jumlah armada yang telah disiapkan itu dapat melayani hingga 2.000 penumpang setiap hari. Adapun estimasi waktu perjalanan dari Blok M menuju Bandara (Soetta) sekitar 121 menit, dengan panjang lintasan mencapai 65,1 kilometer. Layanan Transjabodetabek rute SH-2 melewati 13 titik pemberhentian di wilayah Jakarta dan 10 titik pemberhentian di luar Jakarta.