Ketum LMP Dukung Perintah Panglima TNI Siaga Satu

  • 09 Mar 2026 15:33 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP) H.M. Arsyad Cannu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panglima TNI Agus Subiyanto yang memerintahkan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan menjadi Siaga Tingkat 1. Perintah tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang berpotensi berdampak terhadap stabilitas keamanan di dalam negeri.

Dalam perintahnya, Panglima TNI meminta seluruh satuan untuk menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta meningkatkan patroli di berbagai objek vital strategis dan pusat perekonomian. Selain itu, TNI juga diminta melakukan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam guna memantau perkembangan situasi.

Panglima TNI juga menginstruksikan agar atase pertahanan RI di negara-negara yang terdampak konflik melakukan pendataan serta pemetaan kondisi warga negara Indonesia (WNI), sekaligus menyiapkan rencana evakuasi apabila situasi darurat terjadi.

Patroli keamanan juga diperintahkan untuk ditingkatkan di berbagai kawasan strategis, termasuk wilayah kedutaan besar dan objek vital di ibu kota guna menjaga kondusivitas wilayah Jakarta.

Di sisi lain, unsur intelijen TNI diperintahkan untuk memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap kemungkinan adanya kelompok yang memanfaatkan situasi konflik di Timur Tengah untuk menciptakan gangguan keamanan di dalam negeri.

Menanggapi kebijakan tersebut, H.M. Arsyad Cannu menilai langkah Panglima TNI sangat tepat dan sejalan dengan tugas pokok TNI dalam menjaga kedaulatan serta melindungi segenap bangsa Indonesia.

“Sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih, saya mendukung penuh perintah Siaga 1 yang disampaikan Panglima TNI. Hal ini merupakan langkah antisipatif yang penting demi menjaga keamanan dan stabilitas nasional,” ujar Arsyad Cannu dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Ia, menegaskan bahwa salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Menurutnya, TNI harus terus bertugas secara profesional dan responsif dengan memelihara kemampuan serta kekuatan agar selalu siap operasional dalam menghadapi berbagai dinamika situasi, baik di tingkat internasional, regional, maupun nasional.

“Dengan kesiapsiagaan yang tinggi, TNI dapat mengantisipasi setiap kemungkinan perkembangan situasi strategis yang dapat berdampak pada keamanan dalam negeri,” katanya.

Arsyad Cannu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah TNI dalam menjaga stabilitas nasional serta tetap menjaga persatuan dan ketertiban di tengah dinamika situasi global yang berkembang.

Rekomendasi Berita