Basarnas Bakal Gelar I-ISAR Juni 2026, Diikuti 18 Negara
- 14 Feb 2026 12:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) akan menggelar kegiatan Indonesia International Search and Rescue (I-ISAR) pada Juni 2026 mendatang.
Kegiatan berskala internasional ini direncanakan berlangsung di Pantai Indah Kapuk 2 dan melibatkan sejumlah negara peserta.
Kepala Basarnas, Marsdya M Syafii mengatakan hingga saat ini, sedikit ya sudah ada 18 negara yang telah mengonfirmasi kehadiran di event besar tersebut.
“Rencana awal bulan April, tapi hasil koordinasi secara internasional, akan kita laksanakan pada bulan Juni di PIK 2 ini juga,” kata M Syafii dalam kegiatan Jambore Potensi dan Pameran SAR di Green Belt, PIK 2, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
“Sementara ini sudah ada 18 negara yang mengonfirmasi hadir, termasuk negara tetangga dan dari Eropa,” sambungnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi agenda penting untuk meningkatkan kompetensi anggota SAR sekaligus memperkuat kolaborasi internasional.
Dalam pelaksanaannya, I-ISAE akan memiliki tiga fokus utama, yakni forum, challenge, dan workshop.
M Syafii menilai, kegiatan ini dirancang sebagai ruang berbagi pengalaman, peningkatan keterampilan teknis, serta pengenalan teknologi terbaru di bidang pencarian dan pertolongan.
“Tentu harapannya kita bisa saling berbagi ilmu. Sebagai anggota International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG), kita juga diuji. Dari situ, kita ingin menunjukkan perkembangan teknologi dan mewujudkan visi Integritas Basarnas,” ujarnya.
Syafii mengatakan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menunjukkan perkembangan teknologi serta profesionalisme lembaga.
Menurutnya, kegiatan internasional tersebut juga menjadi langkah untuk mewujudkan visi integritas Basarnas.
“Integritas ini maksudnya adalah menumbuhkan kebanggaan dan bisa dibanggakan. Jika Basarnas sudah profesional, modern, dan teruji dalam menghadapi kesulitan di lapangan, barulah integritas itu terwujud,” tandasnya.