Kapan Idulfitri 1447 Hijriah di Negara Timur Tengah? Intip Prediksi Astronom UAE
- 16 Mar 2026 06:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Indonesia merasa penasaran, kapan waktu negara-negara Timur Tengah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Terlebih, pemerintah Indonesia hingga saat ini belum menetapkan, waktu Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam menetapkan tanggal peringatan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah melalui Kemenag akan melaksanakan sidang isbat terlebih dahulu. Lantas, tanggal berapa negara-negara Timur Tengah melaksanakan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 di bulan Maret ini?
Penetapan resmi Idulfitri 1447 Hijriah di negara-negara Timur Tengah, dikabarkan masih menunggu hasil pemantauan hilal. Namun, sejumlah astronom memperkirakan, perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tersebut jatuh pada 20 Maret 2026.
Melansir laman The National News, prediksi itu berasal dari kajian astronomi di Uni Emirat Arab (UAE). Perhitungan itu, tepatnya dilakukan oleh lembaga ilmiah Emirates Astronomical Society.
Ketua organisasi tersebut, Ibrahim Al Jarwan mengungkapkan, kemungkinan Ramadan berlangsung 30 hari. Perkiraan tersebut, didasarkan pada analisis posisi bulan dan kondisi langit.
“Idul Fitri dan awal Syawal kemungkinan jatuh pada Jumat, 20 Maret. Visibilitas hilal diperkirakan rendah pada malam ke-29 Ramadan," kata Al Jarwan dalam keterangannya seperti dilansir The National News, dikutip Senin, 16 Maret 2026.
Menurut perhitungan astronomi, ia menjelaskan, hilal kemungkinan sulit terlihat di sebagian besar wilayah Arab. Jika kondisi ini terjadi, maka Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Komite pemantau hilal di UEA dijadwalkan melakukan pengamatan resmi pada 18 Maret. Pengamatan tersebut menentukan awal bulan Syawal secara resmi.
Apabila hilal terlihat setelah matahari terbenam pada tanggal tersebut, maka 19 Maret menjadi awal Syawal. Kondisi itu sekaligus menandai dimulainya perayaan Idulfitri.
Namun, jika bulan sabit tidak terlihat, Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Dengan demikian Idulfitri diperkirakan jatuh pada 20 Maret.
Dalam kalender Islam, penentuan awal bulan bergantung pada fase bulan. Setiap bulan biasanya berlangsung 29 atau 30 hari.
Para astronom juga menyebut ada syarat ilmiah agar hilal dapat terlihat jelas. Bulan harus lahir sebelum matahari terbenam dan memiliki jarak tertentu dari matahari.
Selain itu usia bulan minimal 12 jam dan posisinya berada di atas cakrawala. Hilal juga harus bertahan setidaknya 20 menit setelah matahari terbenam.
Pemerintah UEA juga menyiapkan jadwal libur Idulfitri bagi pekerja. Libur sektor publik diperkirakan berlangsung 19 hingga 22 Maret.