Lebih dari 4,1 Juta Orang Mengungsi akibat Eskalasi Timteng

  • 13 Mar 2026 14:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jenewa — Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan jutaan orang mengungsi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Lebih dari 4,1 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan berpindah tempat di dalam negeri masing-masing.

Hal tersebut terjadi sejak meningkatnya ketegangan terbaru di kawasan tersebut. Empat negara yang terdampak adalah Afghanistan, Iran, Lebanon, dan Pakistan, dilansir dari Xinhua, Jumat, 13 Maret 2026.

Informasi ini disampaikan oleh juru bicara PBB pada Kamis, 12 Maret 2026. Situasi kemanusiaan di kawasan itu dinilai semakin memprihatinkan karena selain pengungsi internal, banyak warga juga melarikan diri ke luar negeri.

Sekitar 117.000 orang dilaporkan telah mencari perlindungan di negara lain. Data tersebut berasal dari Badan Pengungsi PBB dan disampaikan oleh juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric.

Para pekerja kemanusiaan PBB terus memantau perkembangan situasi secara intensif. Mereka menilai kawasan Timur Tengah menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin besar.

Menurut Dujarric, wilayah tersebut sebelumnya sudah memiliki jumlah besar orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Namun, eskalasi konflik terbaru berisiko memperburuk situasi yang sudah rapuh.

Warga sipil menjadi pihak yang paling terdampak karena banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan dasar. Selain itu, konflik juga menyebabkan kerusakan pada berbagai infrastruktur sipil yang sebelumnya sudah berada dalam kondisi rentan.

Kerusakan fasilitas penting seperti layanan dasar dan infrastruktur publik semakin meluas. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak.

PBB bersama mitra kemanusiaannya terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat di berbagai negara yang terkena dampak konflik. Organisasi tersebut juga menyatakan kesiapan untuk meningkatkan respons kemanusiaan apabila situasi semakin memburuk.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemerintah setempat. Upaya tersebut juga bertujuan membantu masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Rekomendasi Berita