Menlu RI Harapkan Kebijaksanaan Pemimpin Dunia Redakan Ketegangan

  • 12 Mar 2026 23:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, berharap kebijaksanaan para pemimpin dunia dapat meredakan ketegangan global. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara “Pejambon Iftar”, Kamis, 12 Maret 2026, di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Jakarta.

“Bersama-sama kita berharap dengan kebijaksanaan para pemimpin dunia, ketegangan dapat diredakan. Masa depan yang lebih baik dapat diberikan kepada kita semua,” ujar Sugiono.

Acara berbuka puasa Ramadan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI dan para duta besar negara sahabat. Hadir pula perwakilan organisasi internasional yang bertugas di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Sugiono mendorong masyarakat dunia mengedepankan solidaritas dan kebersamaan. Nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Pernyataan Menlu disampaikan ketika perhatian dunia tertuju pada konflik Iran dan Israel. Konflik tersebut mendapat dukungan militer dari Amerika Serikat.

Perang itu menyebabkan ketegangan meningkat di kawasan Timur Tengah. Dampaknya juga dirasakan masyarakat internasional, termasuk warga negara Indonesia.

Sejumlah WNI yang berada di wilayah konflik turut menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran melakukan langkah evakuasi.

Sebanyak 32 WNI dievakuasi dari Iran melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan. Gelombang pertama sebanyak 22 orang telah tiba di Indonesia pada Selasa (10/3/2026).

Konflik juga berdampak pada jalur pelayaran internasional di kawasan Teluk. Dua kapal tanker milik Pertamina sempat tertahan di Selat Hormuz.

Selain itu, tiga anak buah kapal WNI kapal tug “Musaffah 2” dilaporkan tenggelam. Insiden terjadi di perairan antara Persatuan Emirat Arab dan Oman pada Jumat, 6 Maret 2026.

Proses pencarian terhadap ketiga ABK WNI masih dilakukan otoritas setempat. Sementara seorang ABK WNI selamat dan kini dirawat di rumah sakit di Oman.

Berdasarkan keterangan saksi, kapal “Musaffah 2” mengalami ledakan sebelum terbakar dan tenggelam. Otoritas di Persatuan Emirat Arab dan Oman masih menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Pemerintah Indonesia juga mengimbau WNI menunda perjalanan ke kawasan Timur Tengah. Imbauan itu berlaku hingga situasi keamanan kembali kondusif.

Konflik yang memasuki pekan kedua itu juga menjadi perhatian pemerintah. Terutama menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Rekomendasi Berita