Eskalasi di Timteng, Menlu RI Imbau Seluruh Pihak Menahan Diri
- 11 Mar 2026 16:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menlu RI, Sugiono mendorong seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi, terhadap eskalasi ketegangan di Timur Tengah (Timteng). Hal itu disampaikan Menlu RI saat menerima para Duta Besar negara-negara Teluk dan Yordania, Senin, 9 Maret 2026, di Kemlu RI, Jakarta.
Pertemuan membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan Timteng dan diinisasi Duta Besar Bahrain, selaku perwakilan negara pemegang Presidensi Gulf Cooperation Council (GCC). Sementara, pertemuan ini juga dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Perserikatan Emirat Arab, Kuwait, dan Qatar.
Secara khusus Menlu RI turut menyampaikan keprihatinan mendalam Indonesia terhadap eskalasi ketegangan di Timteng. Menlu RI menegaskan, kondisi ini berpotensi meningkatkan ketidakpastian keamanan, baik di tingkat regional maupun global.
Menlu RI menilai dialog dan diplomasi sebagai satu-satunya jalan yang berkelanjutan untuk mencapai de-eskalasi dan stabilitas jangka panjang terhadap kondisi di Timteng. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga menegaskan kesiapan untuk berkontribusi secara konstruktif dalam upaya perdamaian.
Termasuk sebagai “honest broker” untuk memfasilitasi dialog apabila disepakati oleh pihak-pihak terkait. Indonesia turut menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara, hukum internasional, serta pelindungan masyarakat sipil.
Menlu RI juga menyampaikan perhatian terhadap keselamatan WNI di kawasan, yang saat ini berjumlah 495 ribu orang di negara GCC dan Yordania. Serta, mengharapkan dukungan negara-negara setempat dalam memastikan pelindungan mereka.
Sementara, para Dubes dan Perwakilan Kedubes GCC menyampaikan perkembangan situasi keamanan di negara masing-masing serta pandangan terkait dinamika kawasan. Mereka juga menyampaikan apresiasi inisiatif Presiden dan Menlu RI berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin dan Menlu negara-negara GCC dan Yordania.