Pencarian 3 WNI ABK di Selat Hormuz Masih Dilakukan
- 11 Mar 2026 21:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Abu Dhabi - Pencarian masih dilakukan terhadap 3 Anak Buah Kapal (ABK) WNI kapal tug “Musaffah 2” yang tenggelam di Selat Hormuz. Sebelumnya, kapal berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA), tenggelam di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman, Jumat, 6 Maret 2026.
“Masih dilakukan pencarian terhadap 3 ABK WNI namun belum ditemukan. Untuk pencarian merupakan kewenangan otoritas Oman,” kata Duta Besar RI untuk PEA, Judha Nugraha dalam pesan singkat kepada RRI, Rabu, 11 Maret 2026.
Judha mengungkapkan, seorang WNI yang berhasil selamat dalam insiden tenggelamnya kapal sempat mendapatkan perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Ia menambahkan, seorang WNI itu dalam proses pemindahan ke rumah sakit di Abu Dhabi pada Selasa, 10 Maret 2026, malam.
Judha menyebut, khusus ABK WNI yang selamat mendapatkan dukungan penuh dari pihak perusahaan. “Pihak perusahaan membantu dari perawatan di rumah sakit dan hak-hak ketenagakerjaan,” ucapnya menjelaskan.
Sebelumnya, terjadi kebakaran 1 tug boat bernama Musaffah 2, berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA), di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman. Kabar insiden yang terjadi Jumat, 6 Maret 2026, dini hari ini diterima KBRI Abu KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat di hari yang sama.
Perwakilan RI segera berkoordinasi dengan otoritas PEA dan Oman, dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personil berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina.
Sebanyak 4 awak selamat, sedangkan 3 awak lainnya masih dalam proses pencarian. Khusus kondisi 4 awak WNI, 1 WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman.
“Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat. Selain 4 WNI tersebut, terdapat 1 WNI yang berada di lokasi insiden namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam pesan tertulis, Minggu, 8 Maret 2026.
Yvonne menambahkan, saat ini Perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian 3 awak WNI yang hilang. Serta, memastikan perawatan 1 WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia.
Sementara, berdasarkan saksi mata, “Musaffah 2” mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini.