Presiden Turki Desak Perundingan Damai Ukraina Segera Dilanjutkan
- 11 Mar 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Ankara — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak agar perundingan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina tetap dilanjutkan. Ia menegaskan upaya tersebut tidak boleh terhenti meskipun ketegangan global meningkat akibat konflik lain.
Seruan tersebut disampaikan Erdogan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui percakapan telepon pada Selasa, 10 Maret 2026. Ia menekankan bahwa meningkatnya kampanye militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak boleh menghambat upaya perdamaian Ukraina.
Menurut Erdogan, konflik yang melibatkan Iran seharusnya tidak mengganggu proses pencarian solusi damai bagi perang di Ukraina. Ia menyerukan agar perundingan damai segera dilanjutkan tanpa penundaan, dilansir dari Xinhua.
Turki juga menyatakan kesiapannya memberikan dukungan terhadap berbagai langkah diplomatik yang bertujuan mengakhiri konflik antara Kyiv dan Moskow. Erdogan turut mendorong tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang dapat melindungi infrastruktur energi serta fasilitas pelabuhan.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun kepercayaan antara Kyiv dan Moskow serta memperkuat stabilitas kawasan yang lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa keamanan maritim di Laut Hitam tetap menjadi prioritas penting bagi Turki.
Sementara itu, Zelenskyy mengonfirmasi percakapan telepon tersebut melalui media sosial. Ia mengatakan bahwa Erdogan menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah putaran berikutnya dari perundingan trilateral.
Perundingan tersebut akan melibatkan Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia. Pemerintah di Kyiv menyatakan menyambut baik usulan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong tercapainya perdamaian.