Waspada Penipuan Berkedok Promo Lebaran

  • 14 Mar 2026 16:47 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan promo atau diskon Lebaran. Modus ini kerap memanfaatkan tingginya minat masyarakat berbelanja kebutuhan hari raya melalui platform digital.

Penipuan biasanya dilakukan dengan menyebarkan tautan promo palsu melalui pesan singkat, media sosial, maupun aplikasi percakapan. Pelaku menawarkan diskon besar untuk berbagai produk kebutuhan Lebaran, seperti pakaian, makanan, hingga tiket perjalanan mudik.

Namun, tautan tersebut sering kali mengarah pada situs palsu yang dirancang menyerupai halaman resmi sebuah toko atau layanan digital. Jika korban mengisi data pribadi, seperti nomor telepon, kata sandi, atau kode verifikasi, informasi tersebut dapat disalahgunakan oleh pelaku.

Pengamat teknologi informasi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran diskon yang tidak masuk akal. Selain itu, masyarakat disarankan untuk selalu memastikan alamat situs resmi sebelum melakukan transaksi atau memasukkan data pribadi.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengaku sebagai petugas layanan pelanggan. Kode tersebut bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk proses verifikasi akun.

Untuk menghindari penipuan digital, masyarakat dianjurkan melakukan transaksi melalui aplikasi resmi dan mengaktifkan fitur keamanan tambahan pada akun yang digunakan.

Dengan meningkatnya aktivitas belanja daring menjelang Lebaran, kewaspadaan menjadi langkah penting agar masyarakat dapat bertransaksi secara aman dan terhindar dari tindak penipuan

Rekomendasi Berita