Menkes RI : Kedepannya RSUD Tafaeri Layani Stroke, Jantung, Kemoterapi, Cuci Darah
- 06 Mar 2026 21:09 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Harapan masyarakat di Kabupaten Nias Utara untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik mulai terlihat nyata. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin kembali meninjau pembangunan RSUD Tafaeri Nias Utara pada Jumat, 6 Maret 2026, sekaligus memastikan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Nias.
Dalam kunjungan tersebut, Menkes menyampaikan bahwa rumah sakit itu nantinya akan mampu menangani berbagai penyakit serius yang selama ini sering mengharuskan pasien dirujuk ke luar daerah.
“Ke depannya rumah sakit ini akan sama dengan rumah sakit di Jawa. Penyakit seperti kanker, stroke, ginjal hingga serangan jantung akan bisa ditangani di sini,” ujar Menkes.
Ia menegaskan pemerintah akan melengkapi berbagai peralatan medis modern di RSUD Tafaeri agar masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pengobatan.
“Alat-alat kesehatan akan diberikan secara lengkap. Jadi yang benar-benar parah saja yang dirujuk keluar daerah,” katanya.
Selain infrastruktur dan peralatan medis, Menkes juga menyoroti pentingnya ketersediaan tenaga dokter spesialis untuk mengoperasikan teknologi kesehatan yang canggih tersebut.
Menurutnya, pemerintah akan mempercepat program pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah dari wilayah yang masih kekurangan tenaga medis, termasuk dari Nias Utara.
“Kita akan mengakselerasi pendidikan dokter spesialis dari daerah seperti Nias Utara. Nantinya dokter-dokter ini akan diafirmasi dan dimasukkan ke dalam program hospital base,” jelasnya.
Melalui program hospital base, calon dokter spesialis tidak lagi harus terbebani biaya pendidikan tinggi seperti sebelumnya. Bahkan, peserta program tersebut dapat memperoleh gaji selama menjalani pendidikan.
“Yang masuk bukan hanya yang pintar atau yang punya uang. Program ini memberi kesempatan yang sama bagi putra-putri daerah. Mereka tidak harus membayar uang kuliah, bahkan mendapatkan gaji selama pendidikan,” tambahnya.
Program tersebut dibuka di rumah sakit besar untuk memberikan kesempatan kepada daerah yang belum memiliki dokter spesialis agar dapat menyiapkan tenaga medis sendiri di masa depan.
Sementara itu, Bupati Amizaro Waruwu menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di RSUD Tafaeri.
Ia mengungkapkan, dua minggu sebelum kunjungan tersebut dirinya sempat bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan di Jakarta untuk membahas dukungan peralatan medis bagi rumah sakit tersebut.
“Dua minggu yang lalu saya bertemu dengan Pak Menteri di Jakarta, dan saya sampaikan bahwa alat kesehatan di rumah sakit Tafaeri ini nantinya akan diberikan secara lengkap,” ujar Bupati.
Menurutnya, kehadiran RSUD Tafaeri dengan fasilitas dan layanan yang lebih lengkap menjadi harapan baru bagi masyarakat Nias Utara dan wilayah Kepulauan Nias secara keseluruhan.
Selama ini, tidak sedikit warga yang harus menempuh perjalanan jauh bahkan keluar daerah untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Dengan hadirnya rumah sakit yang lebih modern serta didukung tenaga medis spesialis, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa harus meninggalkan daerahnya sendiri.