Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam Padi
- 13 Mar 2026 04:29 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Dalam rangka mendukung percepatan peningkatan produksi padi, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Gorontalo melaksanakan kegiatan koordinasi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kantor BPP Telaga juga berfungsi sebagai Co-Working Space (CWS) bagi para penyuluh pertanian di wilayah Kabupaten Gorontalo untuk memantau perkembangan kegiatan pertanian di lapangan.
Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, perwakilan Kelompok Substansi Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Gorontalo, serta seluruh Koordinator BPP bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang wilayah kerjanya memiliki potensi lahan padi sawah.
Pertemuan ini dilaksanakan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam percepatan realisasi Luas Tambah Tanam, khususnya guna mencapai target LTT pada bulan Maret. Melalui koordinasi ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta penguatan sinergi antara penyuluh pertanian di tingkat kabupaten dan provinsi dalam mengawal pelaksanaan program peningkatan produksi padi.
Dalam sesi diskusi, sejumlah Koordinator BPP menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam percepatan LTT di wilayah masing-masing. Beberapa permasalahan utama yang diungkapkan antara lain kondisi saluran irigasi primer dan sekunder yang mengalami sedimentasi sehingga menghambat distribusi air ke lahan sawah, serta keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pengolahan lahan dan percepatan tanam.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala BBRMP Gorontalo meminta agar seluruh permasalahan di lapangan, termasuk kendala dan kebutuhan alsintan, dapat disampaikan secara tertulis oleh masing-masing wilayah agar dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Melalui kegiatan koordinasi ini diharapkan target percepatan Luas Tambah Tanam di Kabupaten Gorontalo dapat tercapai sesuai rencana, sekaligus mendukung peningkatan produksi padi dan ketahanan pangan di Provinsi Gorontalo.