Adhan Bongkar Manajemen RSAS untuk Perbaiki Pengelolaan
- 10 Mar 2026 22:52 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Sejumlah persoalan di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo sebelum pemerintahan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel disebut cukup kompleks. Mulai dari pelayanan, ketersediaan alat kesehatan hingga pengelolaan keuangan rumah sakit.
Hal tersebut terungkap dalam rapat evaluasi dan silaturahmi antara Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea bersama para mitra kerja RSAS.
Direktur RSAS, Abdulhafidz Daud, mengungkapkan bahwa sebelumnya pembayaran kepada pihak ketiga dapat memakan waktu hingga satu tahun sejak pengambilan barang.
“Dulu, sebelum bapak menjabat, pengambilan barang bulan Januari 2024, pembayarannya baru dilakukan Januari 2025,” ujar Abdulhafidz dalam rapat tersebut.
Namun menurutnya, setelah Pemerintah Kota Gorontalo dipimpin oleh Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel, waktu pembayaran kepada pihak ketiga mulai diperbaiki.
“Saat ini jeda pembayaran sudah jauh lebih cepat, sekitar enam bulan setelah pengambilan barang,” jelasnya.
Ia menambahkan, manajemen RSAS akan terus berupaya mempercepat waktu pembayaran kepada para mitra kerja agar tidak lagi terjadi keterlambatan dalam jangka waktu lama.
Sementara itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengaku telah mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di RSAS sebelum dirinya menjabat.
Ia menegaskan bahwa salah satu langkah awal yang dilakukan setelah dilantik adalah melakukan pembenahan manajemen rumah sakit.
“Yang pertama saya lakukan adalah membongkar manajemen agar pengelolaan rumah sakit kita menjadi lebih baik,” ujar Adhan.
Ia juga memastikan hubungan kerja sama antara RSAS dan para mitra kerja akan terus diperbaiki ke depan.
“InsyaAllah dengan pembenahan yang kita lakukan, hubungan dengan para mitra kerja akan semakin baik di masa yang akan datang,” pungkasnya.