Api Lalap Gedung SMPN 1 Batudaa di Gorontalo
- 06 Mar 2026 11:01 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo: Peristiwa kebakaran mengejutkan warga di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat pagi 6 Maret 2026. Api melalap sebagian bangunan sekolah di SMP Negeri 1 Batudaa sekitar pukul 06.30 WITA.
Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga yang melintas di jalur Trans Batudaa. Lokasi kebakaran pun dengan cepat dipadati masyarakat yang ingin melihat langsung peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan pertama diterima oleh petugas piket Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo sekitar pukul 06.56 WITA. Setelah menerima laporan, petugas Damkar segera menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api terus merambat.
Penjaga sekolah, Iskandar Dukalang, menjelaskan bahwa sekitar pukul 06.00 WITA dirinya sempat membuka pintu gerbang sekolah seperti biasa sebelum kembali ke rumahnya. Tidak lama kemudian, ia menerima telepon dari warga yang mengabarkan bahwa salah satu bangunan sekolah telah terbakar. Mendengar informasi tersebut, Iskandar segera kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi sekolah.
Setibanya di lokasi, Iskandar berupaya menyelamatkan sejumlah dokumen penting yang belum sempat dilalap api. Sementara itu, warga sekitar langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Gorontalo agar kebakaran dapat segera ditangani.
Upaya pemadaman dilakukan oleh satu unit mobil Damkar Kabupaten Gorontalo dan satu unit mobil Damkar Provinsi Gorontalo dengan dukungan enam personel dari Regu Yudha. Proses penanganan juga dibantu oleh unsur TNI, Polri, PLN, serta masyarakat setempat yang turut membantu mengamankan area sekitar kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena satu unit bangunan sekolah beserta sejumlah fasilitas, seperti dokumen penting, laptop, dan kursi, dilaporkan ikut terdampak kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di fasilitas publik seperti sekolah. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.