Agrosolution Perkuat Produktivitas Jagung Dukung Ketahanan Pangan

  • 11 Feb 2026 21:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo: Upaya peningkatan produktivitas pertanian kembali menunjukkan hasil positif. Melalui Program Agrosolution yang dijalankan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), produktivitas jagung di salah satu sentra produksi di Sulawesi Selatan meningkat signifikan hingga sekitar 140 persen.

Produktivitas yang sebelumnya rata-rata 2,5 ton per hektare naik menjadi sekitar 6 ton per hektare. Bahkan, hasil ubinan pada sejumlah titik menunjukkan capaian di atas 11 ton per hektare. Peningkatan ini menjadi bukti bahwa penerapan teknologi budidaya dan pendampingan intensif mampu mendorong hasil panen lebih optimal.

Program Agrosolution mengedepankan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir, mencakup penyediaan benih unggul, pemupukan berimbang, metode tanam berbasis ilmiah, serta pendampingan agronomis berkelanjutan. Pelaksanaannya turut melibatkan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta dukungan pengawasan dari aparat terkait.

Perwakilan manajemen Pupuk Kaltim menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memastikan produk dan layanan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani serta mendorong praktik pertanian modern dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah mengapresiasi kolaborasi tersebut, mengingat jagung merupakan komoditas strategis nasional yang berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan dan pakan. Sinergi multipihak dinilai menjadi kunci dalam memastikan distribusi sarana produksi tepat sasaran dan program berjalan transparan.

Keberhasilan ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain, sehingga upaya penguatan ketahanan pangan nasional semakin kokoh melalui peningkatan produktivitas berbasis inovasi dan kemitraan.

Rekomendasi Berita