PELNI Ajak Masyarakat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Secara Gratis
- 05 Des 2025 11:47 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI resmi membuka layanan pengiriman bantuan bencana secara gratis bagi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara. Program ini mulai berlaku sejak Kamis (4/12/2025) di seluruh kantor cabang PELNI di Indonesia sebagai bentuk percepatan distribusi logistik kemanusiaan dari berbagai daerah.
Jenis bantuan yang dapat dikirim melalui layanan gratis ini mencakup kebutuhan dasar masyarakat, antara lain sembako, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, serta kebutuhan khusus bayi dan perempuan. Semua bantuan yang diterima dari berbagai wilayah akan dikumpulkan dengan kapal penumpang PELNI menuju Jakarta, sebelum akhirnya diberangkatkan menggunakan KM Kelud ke Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Evan Eryanto, menjelaskan bahwa fasilitas pengiriman gratis ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Kami memutuskan untuk membuka layanan pengiriman bantuan gratis sepenuhnya agar logistik kemanusiaan dari berbagai penjuru Indonesia dapat segera sampai ke saudara-saudara kita di Sumatera Utara. Ini adalah wujud komitmen PELNI sebagai BUMN pelayaran yang tidak hanya menghubungkan pulau, tapi juga menghubungkan kepedulian,” ujarnya.
Evan menambahkan, langkah ini sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan beban korban bencana. “Kami berharap semakin banyak pihak memanfaatkan fasilitas ini sehingga volume bantuan yang tiba di Belawan semakin besar dan dapat segera didistribusikan ke daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. PELNI siap menjadi jembatan kemanusiaan dari Sabang sampai Merauke untuk Sumatera Utara,” tegasnya.
Program pengiriman bantuan bebas biaya ini turut didukung oleh PELNI Logistics sebagai bagian dari kolaborasi PELNI Group. Direktur Utama PBM SBN atau PELNI Logistics, Sukendra, memastikan bahwa pihaknya membebaskan seluruh biaya bongkar muat, baik dari pelabuhan awal hingga pelabuhan tujuan. “Kami berharap upaya PELNI Group ini dapat dimanfaatkan masyarakat luas untuk bersama-sama meringankan penderitaan saudara kita di Sumatera, khususnya Sumatera Utara,” ujar Sukendra.
Sebelumnya, PELNI juga telah menyalurkan bantuan logistik secara langsung melalui BPBD Sumatera Utara dan Posko Penanganan Darurat Kota Padang. Bantuan tersebut berupa paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda dua provinsi tersebut.
PELNI juga menetapkan sejumlah syarat pengiriman bantuan, di antaranya kewajiban melampirkan surat pengantar dari lembaga atau pernyataan bantuan kemanusiaan untuk pengiriman pribadi, jenis barang harus berupa logistik nonkomersial, serta memastikan barang tidak berbahaya dan dikemas dengan baik. Seluruh bantuan dari berbagai daerah akan dikirim hingga Pelabuhan Belawan sebagai tujuan akhir.

Di Kabupaten Fakfak, Kepala PT PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengajak seluruh masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang dikirim melalui PELNI dari Fakfak menuju Belawan akan dibebaskan dari biaya pengiriman. “Manajemen PELNI berharap semua pihak ikut andil membantu saudara sebangsa yang mengalami kesusahan. Bila ada yang ingin mengirimkan bantuan kepada korban bencana di Sumatera, dapat diserahkan kepada kami dan seluruh biayanya ditanggung hingga tiba di Belawan,” ujarnya.
PELNI sebagai BUMN pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis, serta sejumlah trayek tol laut yang memungkinkan mobilitas logistik ke berbagai daerah. Melalui jaringan tersebut, PELNI memastikan siap menjadi jembatan kemanusiaan nasional untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara.