Premier Sarawak Apresiasi Kinerja Konjen RI-Kuching
- 30 Apr 2025 14:06 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Premier Sarawak Malaysia, Tan Sri Abang Johari Tun Openg memberikan apresiasi tinggi kepada Perwakilan Pemerintah Indonesia selama kepemimpinan Konsul Jenderal Raden Sigit Witjaksono. Hal ini terungkap dari kunjungan, pamitan Konjen RI Kuching Raden Sigit Witjaksono, menjelang berakhirnya masa tugas.
“Banyak kemajuan yang terjalin dan dikukuhkan dalam kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Sarawak, selama kepemimpinan Raden Sigit Witjaksono, hubungan cukup erat dan ini yang menjadi pengingat kami,” kata Tan Sri Abang Johari Tun Openg, Rabu (30/4/2025).
“Tidak terasa, tiba-tiba sudah selasai masa bersama kami di Sarawak, masih banyak hal yang perlu kita bincangkan dalam bidang hubungan ekonomi dan sosial kedua negara bertetangga ini,” ujar Premier Sarawak.
Sementara itu, Konjen RI Kuching Raden Sigit Witjaksono menyampaikan terimakasih atas kerjasama selama kurun waktu tiga tahun menjadi perwakilan Indonesia di Sarawak. Hubungan kerjasama dengan pemerintah Sarawak mengalami peningkatan yang signifikan terutama dibidang ekonomi, sosial, budaya serta perlindungan warga negara dan ketenaga kerjaan.
“Premier Sarawak, secara langsung menyampaikan ungkapan terima kasih atas komunikasi dan kerjasama yang terjalin selama ini, “banyak kemajuan dengan eratnya hubungan dan kedekatan antara Pak konjen dan kami pemimpin disarawak,” kata Sigit.
Disampaikan Sigit, catatan kerjasama yang berhasil dilakukan peningkatan suplay listrik ke Kalimantan Barat, oleh Sesco Sarawak dari 100 megawatt, naik menjadi 150 megawatt. Selain itu, komunikasi kerjasama perlindungan warga negara Indonesia, terutama untuk ketenaga kerjaan terdapat ribuan warga negara Indonesia yang mendapatkan lapangan perkerjaan serta jaminan hukum di Sarawak.
“Kita harus akui Sarawak Energy Berhad juga memiliki kontribusi sebesar 25 persen dalam PLTA Mentarang Induk di Kalimantan Utara (Kaltara) yang sudah di groundbreaking oleh Presiden Jokowi tahun 2023 lalu, dan Premier Sarawak hadir saat itu,” ucap Sigit.
Komunikasi langsung Konjen RI Kuching dengan Primier Sarawak, juga menekankan pembahasan terkait konektivitas di Borneo, yang diharapkan dibuka kembali penerbangan internasional dari Bandara Supadio Ponianak – Bandara Kuching. Selain itu dengan pesatnya energi hijau termasuk energi hodrogen ini bisa menjadi peluang kerjasam kedepan, menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pondasi kerjasama ini sudah cukup kuat, diharapkan perwakilan Indonesia berikutnya dapat melanjutkan kerjasama yang semakin kuat, karena kedua negara yang berada di pulau Borneo ini sangat potensial menjadi penompang pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara,” ucapnya.